Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketum PWI Gaungkan Yogyakarta sebagai Kota Pers Pancasila

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 17:56 WIB | Oleh:
Ketum PWI Gaungkan Yogyakarta sebagai Kota Pers Pancasila Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Ketua Umum PWI Akhmad Munir didampingi Ketua Umum PWI DIY Hudono memberikan tanda kehormatan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X disela pelantikan pengurus PWI DIY Masa Bakti 2025-2030 di Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1).

YOGYAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir mengajak insan pers dalam PWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menjadikan Yogyakarta sebagai kota pers Pancasila.

"Apa itu artinya, maka kita harus terus meneguhkan bahwa Pancasila, benteng yang harus kita jaga dalam menegakkan yang profesionalisme, martabat dan marwah pers Pancasila," kata Akhmad Munir saat melantik pengurus PWI DIY Masa Bakti 2025-2030 di Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Kamis.

Menurut dia, menjadikan Yogyakarta sebagai kota pers Pancasila tersebut terinspirasi dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, guna menghadapi tantangan dan dinamika saat ini yang sangat kuat pengaruh dari disrupsi media, salah satunya kekuatan media sosial.

Ketum PWI mengatakan, pers Pancasila menjadi bagian yang perlu ditindaklanjuti oleh para insan pers, bahkan perlu menjadi bagian dari sebuah gerakan.

"Dengan demikian pers Pancasila menjadi bagian yang harus kita jaga, agar Pancasila bisa tercermin dalam karya-karya jurnalisme, dan tercermin bagi insan pers Yogyakarta untuk menjadi benteng dalam melakukan tugas tugas jurnalisme," katanya.

Akhmad Munir menilai dinamika dan tantangan jurnalisme saat ini menjadi tonggak bagi Yogyakarta untuk bisa merealisasikan sebagai kota pers Pancasila, sehingga menjadi bagian penting dari kehidupan pers nasional.

"Dengan demikian pers kita betul betul memiliki basis dasar yang filosofis terhadap keberadaan Pancasila di Kota Yogyakarta dan masyarakat pers Indonesia nantinya," katanya.

Ketum PWI menjelaskan, PWI yang lahir di Solo pada 9 Februari 1946, kehadirannya telah menunjukkan semangat perjuangan untuk terus bersama dengan pemerintah, dengan rakyat untuk menjadi bagian elemen bangsa yang strategis dan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.

"PWI hadir dengan tantangan dan dinamika kebangsaan yang mengikuti sejarah perjuangan dan perkembangan dari kemajuan global dan kemajuan dinamika di Indonesia," katanya.

Namun demikian, kata dia, dalam perjalanannya sekarang ini tantangan PWI makin banyak dan harus tetap menjaga nilai nilai perjuangan, adalah tetap meneguhkan wartawan PWI sebagai alat atau insan perjuangan bagi kemajuan bangsa Indonesia.

"Kalau dulu menulis berita yang menggelorakan semangat perjuangan, maka sekarang kita harus terus mengobarkan semangat, meneguhkan tantangan bangsa Indonesia di tengah disrupsi teknologi informasi yang begitu pesat yang bisa memunculkan bencana informasi yang mengancam terhadap kelangsungan hidup bangsa Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Veda Ega Start di Posisi Kesembilan di Moto3 Hungaria 2026

56 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.