Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Optimalkan Potensi Lelautan untuk Capai Indeks Ekonomi Biru

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 15:43 WIB | Oleh:
NTB Optimalkan Potensi Lelautan untuk Capai Indeks Ekonomi Biru Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Turis mancanegara belajar teknik menaiki papan selancar di Pantai Selong Belanak, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/10).

MATARAM -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan melalui penerapan pembangunan berkelanjutan dan inklusif sebagai strategi dalam mencapai target indeks ekonomi biru.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim mengatakan pendekatan ekonomi biru kini menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

"Ekonomi biru telah menjadi bagian dari kebijakan pembangunan nasional dan daerah, termasuk dalam perencanaan pembangunan jangka menengah," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Rabu.

Muslim menyampaikan pengelolaan sumber daya laut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga menggerakkan peran sosial masyarakat pesisir melalui penguatan kearifan lokal serta penerapan pengelolaan berbasis ekosistem.

Menurutnya, sinergi dan komunikasi perlu diperkuat dalam mendukung pelaksanaan program-program nasional di daerah guna memastikan masyarakat pesisir dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi seluruh mitra termasuk pemerintah pusat, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, dan yayasan konservasi yang telah berkontribusi dalam mendukung program kelautan dan perikanan di NTB," kata Muslim.

Merujuk dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang telah ditetapkan menjadi peraturan daerah, Pemerintah NTB menargetkan terjadi lompatan besar indeks ekonomi biru dari 54,53 poin menjadi 210,50 poin.

Ekonomi biru dikembangkan dengan pendekatan berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat untuk mengelola potensi eksiting dan potensi baru dari sektor perikanan dan kelautan yang teridentifikasi untuk pembangunan berkelanjutan yang inklusif hingga pengembangan pariwisata bahari dan minat khusus.

Dalam peta jalan RPJPD 2025-2045, Nusa Tenggara Barat berupaya keluar dari dominasi tambang dengan mengoptimalkan sektor-sektor unggulan berupa pariwisata, maritim, dan pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.