Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cicilan Sudah Lebih dari 40 Persen Gaji? Ini Risiko yang Harus Diwaspadai

📅 Senin, 08 Jun 2026, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cicilan Sudah Lebih dari 40 Persen Gaji? Ini Risiko yang Harus Diwaspadai Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Pengelolaan uang.

Jakarta - Perencana keuangan Rista Zwestika CFP, WMI dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id menyarankan masyarakat menjaga total cicilan utang agar tidak melebihi 30 persen dari penghasilan bulanan guna mempertahankan kondisi keuangan yang sehat dan stabil.

Menurut dia, porsi cicilan yang terlalu besar dapat mengurangi kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup, menabung, berinvestasi, maupun menyiapkan dana darurat.

"Secara umum, total cicilan sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari penghasilan bulanan," kata Rista saat dihubungi ANTARA, Senin (8/6).

Ia menjelaskan batas tersebut memberikan ruang yang cukup bagi masyarakat untuk mengalokasikan pendapatan ke berbagai kebutuhan keuangan lainnya, termasuk biaya hidup sehari-hari dan tujuan keuangan jangka panjang.

Menurut Rista, menjaga keseimbangan antara kewajiban membayar utang dan kebutuhan lainnya menjadi semakin penting di tengah ketidakpastian ekonomi serta potensi kenaikan biaya hidup.

Ia mengingatkan masyarakat untuk mulai waspada apabila porsi cicilan telah mendekati atau bahkan melampaui 40 persen dari pendapatan bulanan. Kondisi tersebut dapat mempersempit ruang gerak keuangan dan meningkatkan risiko kesulitan finansial ketika terjadi perubahan kondisi ekonomi atau penurunan pendapatan.

"Jika porsi cicilan sudah mendekati atau bahkan melebihi 40 persen dari pendapatan, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat mengurangi fleksibilitas keuangan dan meningkatkan risiko kesulitan keuangan ketika terjadi kenaikan biaya hidup atau penurunan pendapatan," ujarnya.

Rista mengatakan masyarakat juga perlu memperhitungkan seluruh bentuk kewajiban pembayaran secara menyeluruh, mulai dari kredit rumah, kredit kendaraan, kartu kredit, hingga layanan pembiayaan digital atau paylater, sebelum mengambil cicilan baru. Pernyataan ini selaras dengan prinsip pengelolaan utang yang sehat agar beban keuangan tidak melebihi kemampuan membayar.

Selain memperhatikan besaran cicilan, ia menilai masyarakat perlu tetap membangun dana darurat dan menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan maupun investasi agar memiliki ketahanan keuangan dalam jangka panjang.

Menurut Rista, pengelolaan utang yang bijak bukan berarti menghindari cicilan sepenuhnya, melainkan memastikan kewajiban tersebut masih berada dalam batas yang aman sehingga tidak mengganggu kebutuhan pokok maupun tujuan keuangan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Megapolitan
Epicentrum Events Gairahkan...
Daerah
Hujan Tak Kunjung Turun, Ci...
Nasional
Pemerintah Dorong Keamanan ...
Luar Negeri
PBB Sebut Komitmen Iklim Du...

Nandur Srawung Dilakukan Dinas Kebudayaan Yogyakarta

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Nandur Srawung Dilakukan Di...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.