Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menperin Janji akan Percepat Sertifikasi Halal IKM Nasional

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 00:35 WIB | Oleh:
Menperin Janji akan Percepat Sertifikasi Halal IKM Nasional Doc: Dokumentasi Kementerian Perindustrian
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan akan percepatan sertifikasi halal untuk memperkuat daya saing industri kecil menengah (IKM) nasional. Menurut dia, pemerintah menempatkan sertifikasi halal sebagai instrumen strategis penguatan ekosistem industri halal Indonesia.

Agus mengatakan pihaknya telah memfasilitasi sertifikasi halal bagi 232 pelaku industri kecil menengah di Kalimantan Selatan sepanjang 2025. Fasilitasi tersebut dilaksanakan melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru.

“Pemerintah berkomitmen mempercepat sertifikasi halal sebagai bagian dari penguatan daya saing industri nasional. Sertifikat halal tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk,” ujar Menperin dalam keterangan persnya, Selasa (20/1).

Menperin menyampaikan sertifikasi halal membuka akses pasar lebih luas bagi produk industri kecil menengah nasional. Pemerintah, lanjutnya, menilai kepercayaan konsumen domestik dan global meningkat melalui kepastian kehalalan produk.

Fasilitasi sertifikasi halal dilaksanakan Lembaga Pemeriksa Halal BSPJI Banjarbaru yang telah terakreditasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Lembaga tersebut berstatus Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama dengan ruang lingkup nasional dan internasional.

Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Emmy Suryandari, menilai sertifikasi halal harus dibarengi penerapan standar berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah mendorong industri memperkuat sistem mutu melalui standar nasional dan internasional.

“Melalui fasilitasi sertifikasi halal, kami mendorong industri untuk tidak hanya semata memperoleh sertifikat. Tetapi juga menerapkan prinsip jaminan produk halal secara konsisten,” ujar Emmy.

Emmy menjelaskan, penerapan standar seperti SNI memperkuat mutu produk dan daya saing industri kecil menengah. Pendekatan tersebut untuk memastikan keberlanjutan kualitas produk halal nasional.

Program sertifikasi halal sendiri didukung kolaborasi lintas lembaga pemerintah dan swasta. Sinergi melibatkan Pemberdayaan Industri Halal (PIH) Kemenperin, BAZNAS, Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan CSR PT Borneo Indobara.

Kepala BSPJI Banjarbaru, Oktaviyanto Jimat Wibowo, menyatakan fasilitasi dilaksanakan melalui tahapan komprehensif. Pendampingan mencakup pelatihan, penyusunan dokumen, hingga audit kehalalan produk.

“Kami memastikan IKM mendapatkan pendampingan menyeluruh agar mampu menerapkan prinsip kehalalan secara berkelanjutan. Dengan kapasitas sebagai LPH Utama, BSPJI Banjarbaru siap melayani berbagai ruang lingkup produk,” ujar Jimat.

Jimat menyampaikan, BSPJI Banjarbaru melayani pemeriksaan halal berbagai produk dan jasa industri. Ruang lingkup mencakup makanan, minuman, obat, kosmetika, hingga produk kimia dan biologi.

Kemenperin menilai sertifikat halal menjadi prasyarat IKM untuk naik kelas. Kepemilikan sertifikat memperkuat posisi IKM dalam rantai pasok nasional dan global.

Program ini mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pemerintah menargetkan percepatan sertifikasi halal bagi industri kecil menengah secara merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.