Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendes Dorong Akselerasi Digitalisasi di Desa ‘Blank Spot’

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Mendes Dorong Akselerasi Digitalisasi di Desa ‘Blank Spot’ Doc: antara
Ket. Yandri Susanto Mendes PDT - Kami tadi berdiskusi bagaimana kita menghadapi persoalan menjadi peluang yang besar

Dengan percepatan digitalisasi, diharapkan desa-desa blank spot dapat terhubung dengan pasar yang lebih luas, meningkatkan tata kelola pemerintahan, serta percepat pelayanan publik.

Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan komitmen pihaknya dalam membantu mempercepat digitalisasi seluruh desa di Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya 606 desa yang diketahui masih menghadapi blank spot.

"Kami tadi berdiskusi bagaimana kita menghadapi persoalan menjadi peluang yang besar. Seperti tadi yang disampaikan Pak Gubernur, masalah internet, ada desa masih blank spot, kalau tidak salah ada 606 desa. Kemudian, ada listrik belum masuk dan pengadaan lahan kopdes," kata Mendes Yandri saat menerima audiensi Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Kantor Kemendes, Jakarta, Senin (19/1).


Seperti dikutip dari Antara, menurut Mendes Yandri, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan juga keharusan agar desa tidak tertinggal dari perkotaan. Desa, lanjutnya, harus mampu memanfaatkan kebiasaan masyarakat yang sudah banyak menggunakan ponsel pintar dan membangun ekosistem digital yang terhubung untuk masa depan yang lebih maju.

Lebih lanjut  Mendes Yandri berjanji akan melakukan kunjungannya ke Sulteng untuk mengawal dan meninjau pembangunan program-program strategis pemerintah, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dengan demikian, kata dia, diharapkan akses pasar koperasi desa (kopdes) dan BUMDes di desa-desa di Sulteng akan menjadi lebih luas di skala nasional ataupun internasional, bagi produk pertanian dan kerajinan lokal, salah satunya melalui e-commerce.

"Nanti kita agendakan bersama Pak Wamen dan jajaran kami di sini untuk datang ke Sulteng. Kita agendakan pertemuan dengan seluruh kepala desa se-Sulteng," ucap Mendes Yandri.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi sejumlah afirmasi positif yang telah diberikan oleh Kemendes PDT dan komitmennya untuk percepatan pembangunan desa di wilayahnya.

Menurutnya, afirmasi dari Mendes Yandri akan menjadi kepastian nasib para warga desa di seluruh wilayahnya, khususnya di 606 desa yang dilaporkan mengalami kesulitan akses sinyal yang memadai.

“Kami ingin menyampaikan kendala soal digitalisasi untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Pak Menteri. Sebab di wilayah kami, ada 606 desa itu blank spot, dan akses infrastruktur seperti jembatan penghubung yang sering kami temukan di desa kami,” katanya.

Fondasi Penting

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulteng Anwar Hafid bertemu Mendes Yandri Susanto untuk membahas percepatan digitalisasi desa.

“Digitalisasi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan desa, terutama untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” katanya di Palu, Senin.

Gubernur menyampaikan langsung persoalan keterbatasan akses internet yang masih dialami 606 desa di Sulteng.

Keterbatasan akses internet dan infrastruktur dasar seperti jembatan penghubung juga masih menjadi kendala nyata di banyak desa. Kondisi tersebut berdampak langsung pada lambannya pengembangan usaha desa, akses layanan publik, serta pemasaran produk pertanian dan kerajinan lokal.

Menurut dia, dukungan dari Kementerian Desa PDT akan menjadi harapan baru bagi masyarakat desa, khususnya warga di 606 desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses jaringan internet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.