Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendes PDT Bersama Bank Dunia Komitmen Dorong Desa Berketahanan Iklim

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 14:38 WIB | Oleh:
Kemendes PDT Bersama Bank Dunia Komitmen Dorong Desa Berketahanan Iklim Doc: RRI/Rizki Supermana

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Bank Dunia berkomitmen untuk mewujudkan desa-desa yang berketahanan iklim. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Loka Karya Global Knowledge Sharing Workshop yang diikuti perwakilan dari berbagai negara.

Mendes PDT, Yandri Susanto, menyebut desa berketahanan iklim menjadi kunci untuk memastikan produksi berbagai komoditas desa tetap berjalan. Menurut dia, perekonomian nasional masih ditopang oleh produktivitas desa-desa yang berketahanan iklim, untuk memenuhi kebutuhan pangan kota-kota besar.

"Penting ya, karena ternyata desa-desa itu menjadi kata kunci bagaimana berketahanan iklim itu bisa kita lakukan secara berkelanjutan. Dan faktanya memang betul kami akui, literasi tentang berketahanan iklim di desa hari itu masih rendah," kata Mendes Yandri di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Senin (19/1).

Mendes Yandri berharap dengan Loka Karya bersama Bank Dunia dapat memberikan literasi konstruktif untuk membangun desa-desa berketahanan iklim. Menurutnya, penting mengantisipasi perubahan iklim yang dapat mempengaruhi produksi berbagai hasil komoditas desa-desa, khususnya menghadapi bencana.

"Memastikan desa-desa itu paham, mau dan sebagai pelaku utama dalam mengawal terhadap, menghadapi perubahan iklim. Bilamana iklim berdampak, yang merasakan dampak itu desa, ribuan desa terdampak di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat," ucap dia.

Mendes Yandri menekankan, ketahanan desa merupakan tanggung jawab bersama yang butuh dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Dunia. Dimana 75 ribu lebih desa-desa di seluruh Indonesia membutuhkan literasi dan dukungan materi untuk mewujudkan desa berketahanan iklim.

"Bahkan desa banyak yang hilang, semua pihak harus bersama-sama termasuk dari desanya, perangkat desa, warganya. Melalui kesempatan dengan Bank Dunia, memastikan literasi dan kemauan untuk mengatakan bahwa iklim adalah tanggung jawab kita bersama," ujar dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medrilzam, mendukung upaya Kemendes untuk mewujudkan desa berketahanan iklim. Ia menilai perlu upaya kesiap siagaan desa-desa dalam menghadapi potensi bencana alam dan perubahan iklim di masa mendatang.

"Proyeksi BMKG yang tadinya 10 tahun makin lama makin cepat, hingga empat tahun, La Nina juga begitu. Jadi kemungkinan cuaca ekstrim seperti bencana yang sedang kita alami sekarang ini, itu juga akan makin sering terjadi," jelas Medrilzam.

Bappenas menggaris bawahi upaya ketahanan bagi desa sangat penting untuk dapat bertahan di kondisi paling buruk sekalipun. Menurut dia, puluhan ribu lebih desa harus memiliki ketahanan yang setidaknya untuk memenuhi kebutuhannya sendiri di tengah tantangan iklim.

"Resilience tidak saja memitigasi, tapi adaptasi, bahkan sampai mencapai tingkat ketahanan yang harus lebih kuat pada masa depan. Kita laksanakan bersama-sama, kolaborasi menjadi kunci, dan kami juga benar-benar sebetulnya sangat siap membantu teman-teman di Kementerian Desa," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.