Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinyal Kuning Dunia Usaha: Triwulan Akhir 2025 Jadi Ujian, Aktivitas Bisnis Terlihat Melambat

📅 Senin, 19 Jan 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinyal Kuning Dunia Usaha: Triwulan Akhir 2025 Jadi Ujian, Aktivitas Bisnis Terlihat Melambat Doc: ANTARA FOTO/ Muhammad Adimaja
Ket. Petugas keamanan melakukan penjagaan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Kinerja aktivitas dunia usaha pada triwulan IV-2025 terlihat mulai melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Meski roda bisnis masih berputar, lajunya tak lagi secepat kuartal sebelumnya.

Tekanan permintaan, kehati-hatian pelaku usaha, serta dinamika ekonomi global membuat ekspansi berjalan lebih moderat. Situasi ini memberi sinyal bahwa dunia usaha sedang menahan napas, sambil menunggu arah ekonomi yang lebih pasti.

Bank Indonesia (BI) melalui hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mencatat kinerja kegiatan dunia usaha pada triwulan IV 2025 diindikasikan tetap terjaga, tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,61 persen.

Namun, apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya, nilai SBT triwulan IV 2025 tercatat lebih rendah dari 11,55 persen pada triwulan III 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/1), menyampaikan kinerja mayoritas lapangan usaha (LU) tercatat positif dengan SBT tertinggi pada LU jasa keuangan (SBT 1,95 persen).

Selanjutnya, diikuti LU perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil dan motor (SBT 1,21 persen), LU industri pengolahan (SBT 1,18 persen), LU administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib (SBT 1,02 persen).

LU informasi dan komunikasi (SBT 0,90 persen), serta LU penyediaan akomodasi dan makan minum (SBT 0,77 persen).

Kinerja ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru sehingga mendorong permintaan domestik.

Pada survei yang sama, BI mencatat bahwa kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 tetap terjaga pada level 73,15 persen, lebih rendah dibandingkan 73,84 persen pada triwulan III 2025 dan lebih tinggi dibandingkan 72,91 persen pada triwulan IV 2024.

Perkembangan kapasitas produksi ditopang oleh sejumlah LU, yaitu LU pengadaan listrik serta LU pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang.

Sementara itu, keuangan dunia usaha secara umum tetap dalam kondisi baik pada aspek likuiditas maupun rentabilitas, dengan akses kredit yang lebih mudah.

Responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan I 2026 meningkat dengan SBT sebesar 12,93 persen, lebih tinggi dibandingkan SBT 10,61 persen pada triwulan IV 2025 maupun SBT 7,63 persen pada triwulan I 2025.

Kegiatan usaha diprakirakan meningkat terutama pada LU pertanian, kehutanan dan perikanan (SBT 1,95 persen) sejalan dengan masuknya musim panen.

Selain itu, kegiatan usaha yang juga diprakirakan meningkat yakni LU industri pengolahan (SBT 1,55 persen), LU transportasi dan pergudan​​​gan (SBT 1,17 persen), LU perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor (SBT 1,24 persen) sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat pada periode Ramadhan dan HBKN Idul Fitri 1447 H.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Daerah
Pemprov Jawa Tengah Perluas...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

58 menit yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.