Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Warga Greenland Turun ke Jalan Menentang Ancaman Aneksasi Trump

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 13:59 WIB | Oleh:
Ribuan Warga Greenland Turun ke Jalan Menentang Ancaman Aneksasi Trump Doc: AP
Ket. Para pengunjuk rasa di luar konsulat AS di Nuuk, Greenland.

NUUK - Ribuan warga Greenland dengan hati-hati berbaris melintasi salju dan es untuk menunjukkan sikap mereka menentang Donald Trump pada hari Sabtu (17/1).

Mereka membawa spanduk, mengibarkan bendera nasional, dan meneriakkan "Greenland tidak untuk dijual", menentang ancaman pengambilalihan oleh Amerika.

Tepat ketika mereka menyelesaikan perjalanan dari pusat kota kecil Nuuk, ibu kota Greenland, ke konsulat AS, berita tersiar bahwa Trump telah mengumumkan akan mengenakan tarif 10% kepada delapan negara Eropa yang berlaku mulai Februari karena menentang rencana kendali AS atas Greenland.

“Saya pikir hari ini tidak mungkin lebih buruk lagi, tapi ternyata lebih buruk,” kata Malik Dollerup-Scheibel setelah Associated Press memberitahu tentang pengumuman Trump.

“Ini menunjukkan bahwa dia tidak memiliki penyesalan sama sekali terhadap manusia.”

Trump telah lama mengatakan, AS seharusnya memiliki pulau yang berlokasi strategis dan kaya mineral tersebut, yang merupakan wilayah otonom Greenland. Trump mengintensifkan seruannya sehari setelah operasi militer untuk menggulingkan mantan presiden Venezuela Nicolás Maduro awal bulan ini.

Dollerup-Scheibel, seorang warga Greenland berusia 21 tahun, dan perdana menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, termasuk di antara mereka yang ada dalam barisan demonstrasi terbesar di pulau itu, yang menarik hampir seperempat populasi Nuuk.

Sementara di Eropa, unjuk rasa dan pawai solidaritas digelar di seluruh wilayah Denmark, termasuk di Kopenhagen, serta di ibu kota wilayah Nunavut yang diperintah oleh Inuit di ujung utara Kanada.

“Ini penting bagi seluruh dunia,” kata seorang demonstran Denmark, Elise Riechie, sambil memegang bendera Denmark dan Greenland di Kopenhagen. “Ada banyak negara kecil. Tak satu pun dari mereka untuk dijual.”

Di Nuuk, warga Greenland dari segala usia mendengarkan lagu-lagu tradisional sambil berjalan menuju konsulat. Marie Pedersen, seorang warga Greenland berusia 47 tahun, mengatakan penting untuk membawa anak-anaknya ke demonstrasi tersebut “untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka diizinkan untuk bersuara”.

“Kami ingin menjaga negara kami sendiri, budaya kami sendiri, dan keluarga kami tetap aman,” katanya.

Putrinya yang berusia sembilan tahun, Alaska, membuat sendiri papan bertuliskan "Greenland tidak untuk dijual". Gadis itu mengatakan bahwa guru-gurunya telah membahas kontroversi tersebut dan mengajari mereka tentang NATO di sekolah.

“Mereka memberi tahu kita bagaimana cara membela diri jika kita diintimidasi oleh negara lain atau semacamnya,” katanya.

Sementara itu, Tom Olsen, seorang petugas polisi di Nuuk, mengatakan aksi protes hari Sabtu adalah yang terbesar yang pernah ia lihat di sana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.