Presiden Uganda Museveni Menang Pilpres Ketujuh Kalinya
📅 Minggu, 18 Jan 2026, 10:34 WIB | Oleh: Lili LestariPada Sabtu malam, AFP melaporkan bahwa internet telah pulih.
Para pengamat pemilu Afrika mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka tidak melihat bukti kecurangan penghitungan suara, tetapi mengecam "laporan tentang intimidasi, penangkapan, dan penculikan" yang menargetkan oposisi dan masyarakat sipil.
Hal ini "menimbulkan rasa takut dan mengikis kepercayaan publik terhadap proses pemilu", kata mantan presiden Nigeria Goodluck Jonathan kepada wartawan di Kampala.
Ia mewakili pengamat pemilu dari Uni Afrika, serta badan-badan regional COMESA dan IGAD untuk Afrika bagian timur dan selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jonathan mengatakan bahwa pemadaman internet "mengganggu pengamatan yang efektif" dan "meningkatkan kecurigaan" tetapi secara keseluruhan pelaksanaan pemungutan suara pada hari pemilihan berlangsung "damai".
Seorang pejabat keamanan senior di kantor presiden, Fred Bamwine, membela langkah-langkah keamanan tersebut, dan mengatakan kepada AFP: "Kami tidak menganggap enteng apa pun. Adalah tanggung jawab kami untuk memastikan... negara Uganda tetap berdiri tegak."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!