Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahakam Makin Sibuk, Pemprov Kaltim Siap Bangun Tambatan Kapal Besar

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahakam Makin Sibuk, Pemprov Kaltim Siap Bangun Tambatan Kapal Besar Doc: ANTARA/ M Risyal Hidayat).
Ket. Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintasi Sungai Mahakam.

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat penguatan infrastruktur transportasi air dengan menyiapkan fasilitas tambat kapal berkapasitas besar di sepanjang alur Sungai Mahakam.

Langkah ini dinilai strategis untuk mengurai kepadatan aktivitas pelayaran sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik.

Selain mendukung kelancaran mobilitas barang dan jasa, optimalisasi infrastruktur sungai juga diarahkan untuk memperkuat potensi pendapatan daerah dari sektor transportasi dan jasa kepelabuhanan.

Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Ahmad Maslihuddin di Samarinda, Minggu (18/1), menjelaskan bahwa pembangunan tahap awal ini dirancang secara efisien untuk memaksimalkan daya tampung kapal tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

"Pembangunan tahap awal akan difokuskan di dua lokasi strategis, yakni kawasan Sungai Kunjang dan Sungai Lais," ujar Maslihuddin.

Ia menjelaskan dalam perencanaan teknis, Dishub Kaltim akan membangun enam unit tiang tambat (dolphin) di kawasan Sungai Kunjang.

Sementara itu, untuk kawasan Sungai Lais, dialokasikan sebanyak 10 unit tiang tambat. Dengan demikian, total terdapat 16 titik tambat yang akan dibangun pada fase pertama.

Menariknya, setiap satu unit dolphin dirancang memiliki kapasitas tinggi yang mampu melayani lebih dari satu kapal secara bersamaan.

“Satu dolphin itu bisa digunakan hingga tiga lapis sandar. Artinya, satu titik tambat dapat mengakomodasi beberapa kapal sekaligus. Ini sangat efektif untuk melayani kapal-kapal yang membutuhkan area sandar sementara di tengah padatnya lalu lintas sungai,” jelasnya.

Saat ini, Dishub Kaltim masih melakukan kajian mendalam terkait desain konstruksi. Tujuannya adalah mencari model pembangunan yang lebih ekonomis namun tetap kokoh.

Maslihuddin menyebutkan, jika penyederhanaan desain ini berhasil dilakukan tanpa mengurangi fungsi keamanan, maka jumlah titik tambat berpotensi ditambah.

“Kami masih menghitung secara detail. Jika konstruksi bisa disederhanakan dan anggaran menjadi lebih efisien, bukan tidak mungkin jumlahnya bertambah dari 16 menjadi sekitar 20 titik tambat,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa proyek infrastruktur ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus logistik dan pelayaran di Sungai Mahakam, tetapi juga menjadi sumber baru bagi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor jasa kepelabuhanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Global

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
PTPN I Perkuat Rantai Pasok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.