Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Boulevard Barat Kelapa Gading Terendam, Polisi Terapkan Lalu Lintas Contraflow di MOI

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Boulevard Barat Kelapa Gading Terendam, Polisi Terapkan Lalu Lintas Contraflow di MOI Doc: Koran Jakarta/Ichsan Satria
Ket. Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyusul genangan banjir setinggi sekitar 30 sentimeter yang menutup sebagian badan jalan

JAKARTA - Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyusul genangan banjir setinggi sekitar 30 sentimeter yang menutup sebagian badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas kendaraan dari arah Summarecon Mall Kelapa Gading menuju Mall of Indonesia yang sempat terganggu akibat banjir.

Pantauan di lokasi pada Minggu siang sekitar pukul 12.10 WIB menunjukkan pembatas jalan dibuka tepat di depan Balai Samudera yang juga menjadi salah satu akses masuk ke kawasan MOI. Petugas gabungan dari kepolisian dan Polisi Militer tampak aktif mengarahkan kendaraan roda dua maupun roda empat agar menggunakan lajur kanan yang relatif kering.

Genangan air terlihat cukup tinggi di lajur kiri Jalan Boulevard Barat, terutama di ruas yang mengarah ke kawasan Sunter. Kondisi ini membuat sejumlah kendaraan memilih memperlambat laju dan mengikuti arahan petugas demi menghindari risiko mogok atau kecelakaan lalu lintas.

Meski sebagian badan jalan terendam, arus lalu lintas di kedua arah terpantau masih bergerak dengan lancar. Tidak terlihat antrean panjang kendaraan, meskipun volume mobil dan motor meningkat karena banyak pengendara memilih jalur yang sama.

Di sisi lain, masih ada pengendara yang nekat menerobos genangan air meskipun sudah ada petunjuk dari petugas di lapangan. Aksi ini dinilai berisiko karena ketinggian air bisa merusak mesin kendaraan dan memperbesar potensi kemacetan jika terjadi mogok di tengah ruas jalan.

Lajur kanan Jalan Boulevard Barat yang mengarah ke kawasan Mal Kelapa Gading terpantau kering dan dapat dilalui dengan normal. Kondisi ini menjadi alasan utama diterapkannya skema contraflow agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menumpuk di satu titik.

Penerapan contraflow juga menjadi bagian dari upaya mitigasi dampak banjir terhadap aktivitas warga yang tetap harus beraktivitas di akhir pekan. Aparat di lapangan terus memantau ketinggian air dan menyesuaikan pengaturan lalu lintas jika kondisi genangan bertambah parah.

Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas, serta memilih jalur alternatif jika memungkinkan. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melintas area banjir agar tidak menambah persoalan baru di tengah situasi darurat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.