Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Bencana di Sumatera Terima Optimalisasi Dana Tunggu Hunian dari BNPB

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korban Bencana di Sumatera Terima Optimalisasi Dana Tunggu Hunian dari BNPB Doc: Antara
Ket. Pekerja menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pulo Tiga, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (11/1).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoptimalkan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi basah di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat (16/1), mengatakan bahwa hingga pertengahan Januari 2026 pengajuan DTH telah mencapai 15.346 kepala keluarga.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.717 rekening penerima telah siap salur, sementara total penerima yang telah menerima bantuan DTH mencapai 2.542 kepala keluarga,” kata dia.

Ia menjelaskan, DTH diberikan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa transisi dari pengungsian menuju hunian tetap, sembari menunggu penyelesaian pembangunan hunian sementara maupun hunian permanen.

Sejalan dengan penyaluran DTH, BNPB bersama pemerintah daerah juga mengakselerasi pembangunan hunian sementara (huntara).

BNPB melaporkan sementara ini dari total 51.306 unit rumah rusak berat, telah diajukan pembangunan huntara sebanyak 28.247 unit, dengan 4.593 unit masih dalam proses pembangunan dan 262 unit telah selesai dibangun serta siap dihuni.

Selain itu, pengajuan pembangunan hunian tetap tercatat sebanyak 10.273 unit, dengan 648 unit di antaranya telah memasuki tahap konstruksi di sejumlah wilayah terdampak.

Abdul menambahkan, dukungan logistik dan pemulihan infrastruktur dasar tetap berjalan untuk menciptakan kondisi yang semakin kondusif bagi masyarakat kembali ke lingkungan asalnya. Sejak akhir November 2025 hingga pertengahan Januari 2026, total logistik yang dimobilisasi mencapai 1.742 ton, dengan 99,2 persen telah tersalurkan.

BNPB menegaskan penyaluran DTH dan percepatan pembangunan hunian menjadi prioritas utama dalam fase transisi darurat ke pemulihan, agar masyarakat terdampak dapat segera menjalani kehidupan yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan pascabencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.