32 Orang Tewas dalam Insiden Derek Ambruk Menimpa Kereta di Thailand
📅 Kamis, 15 Jan 2026, 12:00 WIB | Oleh: Tim PenulisKonsultan teknik Theerachote Rujiviphat, seorang penasihat proyek, mengatakan kepada AFP bahwa Italian-Thai Development sepenuhnya bertanggung jawab atas runtuhnya derek tersebut.
Theerachote, dari China Railway Design Corporation, mengatakan derek peluncuran yang jatuh ke jalur rel yang ada juga milik Italian-Thai.
"Itu satu-satunya perusahaan yang bertanggung jawab," tambah Theerachote.
Namun Menteri Transportasi Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan di lokasi kejadian bahwa semua pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk Italian-Thai dan perusahaan konsultan Tiongkok tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Operator kereta api negara Thailand mengatakan akan membentuk komite pencari fakta dalam waktu 15 hari dan "menuntut mereka yang bertanggung jawab hingga batas maksimal hukum".
Operator kereta api tersebut juga mengatakan telah memerintahkan Italian-Thai untuk menghentikan konstruksi hingga investigasi selesai.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan kepada wartawan di lokasi kecelakaan bahwa itu "jelas kesalahan perusahaan konstruksi".
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, ia mengatakan di Bangkok bahwa "insiden semacam ini terjadi sangat sering," dan ia mencatat keterlibatan perusahaan tersebut dalam kecelakaan di masa lalu.
"Sudah saatnya mengubah undang-undang untuk memasukkan perusahaan konstruksi yang berulang kali bertanggung jawab atas kecelakaan ke dalam daftar hitam."
Kecelakaan Maut
Italian-Thai Development dan direkturnya termasuk di antara lebih dari 20 orang dan perusahaan yang didakwa tahun lalu dalam kasus yang terkait dengan runtuhnya gedung pencakar langit di Bangkok akibat gempa bumi. Runtuhnya gedung tersebut menewaskan sekitar 90 orang, sebagian besar pekerja konstruksi.
Lima orang tewas pada bulan Maret ketika sebuah derek runtuh di lokasi pembangunan jalan raya, sebuah usaha patungan yang termasuk Italian-Thai.
Pada tahun 2017, sebuah derek yang digunakan dalam pembangunan sistem kereta api layang Bangkok oleh perusahaan tersebut runtuh, menewaskan tiga pekerja konstruksi, menurut media lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!