Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Haji dan Umrah Tegaskan Tak Akan Toleransi Segala Bentuk Intervensi Pengadaan Haji

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 13:30 WIB | Oleh:
Menteri Haji dan Umrah Tegaskan Tak Akan Toleransi Segala Bentuk Intervensi Pengadaan Haji Doc: antara foto
Ket. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk intervensi, titipan, maupun penyalahgunaan nama pejabat dalam proses penyediaan barang dan jasa penyelenggaraan ibadah haji.

Menhaj mengatakan ada pihak yang mengaku sebagai bagian dari tim menteri, wakil menteri, maupun pejabat tertentu, untuk memengaruhi proses pengambilan keputusan.

“Banyak yang mengaku-ngaku, ada yang bilang dari tim menteri, dari wakil menteri, dari pejabat. Itu sudah pasti akan ditanya. Semua sikat saja, tidak ada yang kita lindungi. Pejabat tidak mungkin melakukan titip-titip,” kata Menhaj Irfan Yusuf di Jakarta, Rabu (14/1).

Menhaj mengungkapkan sempat terjadi upaya intervensi terhadap timnya dalam proses kerja di lapangan. Namun ia langsung memerintahkan agar investigasi tetap dilanjutkan tanpa pandang bulu.

“Kemarin ada intervensi ke tim saya, saya minta teruskan investigasi. Kalau ada orang kita di Kemenhaj yang terlibat, sikat,” kata Menhaj Irfan Yusuf.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang mencatut nama dirinya maupun Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan pernah ditoleransi.

“Saya yakin ada yang pakai nama saya dan wakil menteri. Saya dan wakil menteri tidak akan pernah mentoleransi hal seperti itu,” ujar Menhaj Irfan Yusuf.

Saat ini Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih menunggu laporan dari tim terkait capaian proses penyediaan barang dan jasa di Arab Saudi sebagai bagian dari pengawasan dan persiapan penyelenggaraan haji.

Ia memastikan pengawasan ketat akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan berorientasi pada kepentingan jamaah haji.

“Kami hanya menunggu dari tim sejauh mana capaian-capaian penyediaan barang dan jasa di Saudi,” kata Menhaj Irfan Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.