Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga Sebut Indonesia Salah Satu negara yang Buka Pasar Global Paling Besar di 2025

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 07:38 WIB | Oleh:
Airlangga Sebut Indonesia Salah Satu negara yang Buka Pasar Global Paling Besar di 2025 Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang membuka pasar perdagangan global terbesar sepanjang 2025.

"Pemerintah terus membuka akses pasar. Indonesia adalah salah satu negara, yang berdasarkan studi dari sebuah perusahaan dari Swis, di tahun 2025, membuka pasar paling besar," kata Airlangga dalam kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) di Jakarta, Selasa (13/1).

Dia menyampaikan Indonesia membuka pasar perdagangan global terutama dengan EU CEPA (European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement) Indonesia-Peru, EU Kanada.

"Kemudian, nanti dalam bentuk dengan Inggris kita juga akan melakukan MOU untuk persiapan CEPA dengan Inggris. Maka, hampir semua pasar kita buka," ujarnya.

Ia menuturkan Indonesia juga telah menandatangani sejumlah kerja sama perdagangan lainnya, termasuk IAEU dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), yang melibatkan negara-negara ASEAN serta mitra seperti Jepang, Korea, China, Selandia Baru, dan Australia.

Selain itu, Indonesia tengah menjalani proses technical review untuk masuk ke dalam lingkaran Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), serta proses aksesi ke dalam The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

"Kita sudah punya RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) dengan regional ASEAN plus Jepang, Korea, China, dan juga New Zealand, Australia. Maka kita adalah salah satu negara dibandingkan negara ASEAN lain, yang sudah berada dalam, kalau balapan itu pole position, posisi terdepan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan Indonesia saat ini telah masuk lingkaran OECD tahap technical review, serta berada jalur aksesi CPTPP meski tertinggal Singapura, Malaysia, Vietnam, namun tetap on track nasional.

"Tapi, kita juga sedang masuk, dan tentu Singapura tidak suka-suka banget juga kalau Indonesia masuk di dalam seluruh free trade," tuturnya.

Airlangga menilai terdapat upaya mengganggu aksesi dari Singapura, namun Indonesia tetap menarik, karena akses pasar besar, posisi alternatif pertumbuhan kedua setelah China, serta fondasi ekonomi yang dinilai kuat berkelanjutan secara global kini.

Ia menegaskan daya saing Indonesia didukung energi kompetitif dibanding China dan Vietnam, kualitas sumber daya manusia, serta ketahanan pasar domestik yang menopang stabilitas pertumbuhan ekonomi.

Dengan kekuatan itu, lanjut Airlangga, posisi Indonesia dalam pole terdepan. Namun dia menekankan pentingnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bagaimana melakukan propaganda, kerjasama, dan terus mendorong pengembangan kawasan-kawasan kerja sama perdagangan global.

"Apa yang menjadi harapan Pak Presiden (Prabowo Subianto) bahwa kita punya wilayah yang sangat kompetitif, dan kita punya daerah melalui pengembangan melalui kawasan ekonomi khusus, menunjukkan produk dari kawasan ekonomi khusus itu sangat bersaing di berbagai negara, dan ekspor kita akan terus meningkat," kata Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.