Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AD Bangun Jembatan Gantung di Desa Lubuk Sidup Aceh Tamiang

📅 Senin, 12 Jan 2026, 15:57 WIB | Oleh:
TNI AD Bangun Jembatan Gantung di Desa Lubuk Sidup Aceh Tamiang Doc: ANTARA/HO-Babinsa Kodim 0117/Aceh Tamiang
Ket. Pekerja sedang membuat jembatan gantung di atas sungai di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang yang putus diterjang banjir, Senin (12/1).

BAND AACEH -- Prajurit TNI AD dari jajaran Korem 001/Lilawangsa membangun jembatan gantung dengan panjang sekitar 120 meter di atas Sungai Tamiang di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang yang putus akibat diterjang banjir.

"Iya, ini sedang dibangun jembatan gantung di Desa Lubuk Sidup. Ada juga melibatkan sipil untuk teknis konstruksi," kata Komandan Korem (Danrem) 001/Lilawangsa Kodam IM, Kolonel Inf Ali Imran di Aceh Tamiang, Senin.

Selain di Lubuk Sidup, kata dia, TNI AD juga membangun jembatan gantung di pedalaman Desa Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur yang juga bernasib sama (putus). Kedua jembatan ini ditargetkan secepatnya rampung karena menjadi akses utama perekonomian warga.

"Target kami secepatnya siap, tapi karena ini pekerjaan teknis sehingga membutuhkan waktu tidak bisa cepat-cepat. Progres saat ini masih tahap petapakan pondasi besi," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ali Imran juga meluruskan terkait isu kerusakan infrastruktur di wilayah pedalaman lamban dibangun, karena instansi terkait baik dari pusat maupun daerah masih fokus membenahi jalur utama.

"Jadi kalau ada pertanyaan kenapa kok lamban jembatan yang di pelosok belum dibangun, karena kita fokus yang utama dulu dibangun. Kalau jalur utama sudah jadi baru material bisa masuk ke dalam, kalau yang depan belum gimana material mau lewat," katanya.

Sementara itu, Datok Penghulu (Kepala Desa) Lubuk Sidup, Ibrahim mengatakan sudah beberapa hari prajurit TNI membangun jambatan gantung untuk menyambung kembali akses antara Kecamatan Sekerak dan Bandar Pusaka.

Menurut dia, setelah jembatan rangka baja di Desa Aras Sembilan - Lubuk Sidup roboh dihantam banjir, warga dan pendatang terpaksa kembali menyeberangi sungai menggunakan boat berbayar.

"Kami bersyukur TNI membangun kembali akses penghubung antardesa dan kecamatan tetangga, sehingga warga bisa beraktivitas normal lagi. Pondasinya sudah berdiri, kami berharap pembangunan jembatan gantung ini diprioritaskan agar tidak ada warga yang merasa terisolir," kata Ibrahim.

Sebagai informasi, jembatan lama di sana menghubungkan Desa Aras Sembilan - Desa Lubuk Sidup, berdiri di jalan lintas provinsi, dibangun pada tahun 2008, dan mulai difungsikan 2010, hingga akhirnya roboh diterjang banjir.

Di sisi lain, pada era 1990-an pada jalur ini pernah tersedia sarana penyeberangan transportasi air getek/rakit mesin milik Dishub Aceh Tamiang yang dikelola pemerintahan desa setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.