Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raditya Dika Bongkar Rahasia Kebebasan Finansial Bareng Timothy Ronald

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh:
Raditya Dika Bongkar Rahasia Kebebasan Finansial Bareng Timothy Ronald Doc: Koran Jakarta/Istimewa
Ket. Timothy Ronald (kiri) bersama Penulis dan Komika Raditya Dika saat diskusi mengenai kebebasan finansial hingga menyiapkan dana pensiun sejak duduk di bangku kuliah, tepatnya ketika berusia 21 tahun,

Timothy Ronald memang dikenal sebagai triliuner muda yang sering membagikan edukasi keuangan di media sosial. Namun siapa sangka, penulis sekaligus komika terkenal Raditya Dika ternyata juga mahir soal perencanaan keuangan. Dalam siniar bersama Timothy Ronald, Kamis (08/01), Radit, sapaan akrabnya, menjelaskan bagaimana dirinya belajar cara uang bekerja hingga menyiapkan dana pensiun sejak duduk di bangku kuliah, tepatnya ketika berusia 21 tahun, sebelum merilis buku pertamanya.

“Kalau gue nggak invest gue rugi. Jadi pegangannya itu dulu. Berarti gue harus belajar investasi. Dari situ pelan-pelan investasi buat apa. Akhirnya ketemu, untuk bisa mendapatkan kebebasan di masa tua nanti, harus punya dana pensiun,” ujarnya.

Kesadaran akan keuangan sejak dini itu lahir dari rasa takutnya akan masa depan seorang seniman. Pasalnya kala itu, menjadi seorang seniman tidak memiliki pendapatan yang tepat, sehingga mendorong dirinya untuk belajar keuangan lebih dini.

Walau Radit tidak membagikan berapa besaran dana pensiunnya, namun ia memastikan bahwa kelas aset yang dipilih memiliki risiko tinggi. Ia mengaku bahwa dana pensiun yang dikumpulkannya itu masih terus dipersiapkan hingga saat ini. “Thought process-nya itu seperti apa? Apakah bang Radit penganut John Bogel dengan pure indexing? Atau stock picking sedikit-sedikit, apa sih metodologinya,” tanya Timothy.

“Dari jaman gue muda sampe sekarang suka coba kombinasi sih. Ada yang coba top value, ada juga yang reksa dana indeks, gue nyampur sih sebenernya. Full seratus persen equity Indonesia. Nah, beberapa tahun belakangan gue diversifikasi ke luar (negeri),” jawabnya.

Radit juga membagikan tips untuk meningkatkan savings rate serta terlepas dari hedonic treadmill atau kebiasaan hedonis yang berulang. Salah satunya, melihat bagaimana pekerjaan menjadi sumber kekayaan, sementara investasi membantu tujuan keuangan.

“Makanya waktu gue paling banyak meningkatkan penghasilan, biar investment rate gue bisa tinggi. Yang paling utama memperbanyak revenue stream. Jadi gimana caranya uang yang masuk itu dari berbagai macam hal yang bisa gue lakukan,” katanya.

Karenanya, Radit memberikan saran bagi anak muda yang ingin memiliki kebiasaan menabung, maka harus punya kebiasaan bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Lalu, mencatat pengeluaran setiap saat dan menyesuaikan pengeluaran setiap bulannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.