Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Ungkap Alokasi Rp100 Miliar untuk Bongkar Monorel Mangkrak dan Penataan Kawasan

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Ungkap Alokasi Rp100 Miliar untuk Bongkar Monorel Mangkrak dan Penataan Kawasan Doc: Antara
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat berziarah ke makam pahlawan MH Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1).

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa dana yang disiapkan sebesar Rp100 miliar itu tidak hanya untuk pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatana, melainkan juga diperuntukkan bagi perbaikan dan penataan jalan.

"Saya juga ingin meluruskan dalam kesempatan ini Rp100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar, tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan dan sebagainya biaya keseluruhan untuk memperbaiki jalan Rasuna Said itu angkanya Rp100 miliar. Jadi bukan hanya bongkar, kalau bongkar kecil bangetlah," kata Pramono di TPU Karet Bivak, Jakarta, Minggu (11/1).

Pramono menuturkan bahwa pembongkaran tiang beton yang bakal dimulai pada Rabu (14/1) itu menjadi salah satu prioritasnya, sesuai permintaan gubernur terdahulu, Sutiyoso atau Bang Yos.

Bahkan, Pramono akan mengundang Bang Yos untuk menghadiri proses pembongkaran tersebut mengingat pembangunan tiang monorel itu dilakukan saat kepemimpinan Bang Yos di Jakarta.

"Minggu depan ini monorel yang sudah dibangun dari tahun 2004, kita bongkar. Saya berharap Bang Yos bisa lebih nyenyak tidurnya karena monorel menjadi beban pribadi beliau. Maka, nanti minggu depan ini saya akan undang Bang Yos untuk hadir supaya monorel itu kita bersihkan jalannya, kita rapikan," ujar dia.

Untuk diketahui, pembangunan beton monorel di Rasuna Said, Jakarta, telah dimulai tahun 2004 di era Gubernur DKI Sutiyoso.

Saat itu pembangunan itu diresmikan langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, sebagai solusi kemacetan lalu lintas. Namun, pembangunan berhenti pada 2007, karena masalah pendanaan dan aset.

Pembangunan sempat kembali dilanjutkan pada era Gubernur Jokowi pada 2013, tapi gagal lagi karena sengketa antarperusahaan. Akibatnya, meninggalkan tiang-tiang beton mangkrak yang akhirnya akan dibongkar di era Pramono Anung untuk penataan kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.