Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bogor Pangkas Pohon di Kawasan Kusat Kota

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 07:46 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Pangkas Pohon di Kawasan Kusat Kota Doc: ANTARA/HO-Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memimpin Program Jumat Bersih di sekitar Pasar Lawang Saketeng, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (9/1).

Kota Bogor -- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menertibkan pohon-pohon di kawasan pusat kota saat pelaksanaan Program Jumat Bersih (Jumsih) di sekitar Pasar Lawang Saketeng, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat.

Kegiatan Jumsih dipimpin langsung Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dengan melibatkan perangkat daerah serta masyarakat setempat untuk membersihkan area pedestrian dan ruang publik di sekitar lokasi.

Jenal mengatakan kawasan tersebut merupakan salah satu titik strategis di pusat Kota Bogor yang harus dijaga kebersihan dan kerapian karena menjadi wajah kota.

“Ini salah satu titik sentral pusat Kota Bogor. Kita berharap wajah Bogor tidak terlihat kumuh, tidak terlihat kotor, dan tidak terlihat sampah yang berserakan,” kata Jenal.

Ia menjelaskan, sepanjang kurang lebih 200 meter area pembersihan ditemukan sejumlah taman kecil pembatas pedestrian yang dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan kayu bekas pedagang kaki lima (PKL).

Selain itu, pohon-pohon di sepanjang jalur tersebut juga banyak dipasangi tali rafia dan tambang yang digunakan untuk memasang tenda maupun banner.

“Rata-rata pohonnya diikat dengan tali rafia dan tambang. Ini tidak boleh karena pohon harus dilindungi,” ujarnya.

Menurut Jenal, perlakuan seperti memaku maupun mengikat pohon melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup karena dapat merusak fungsi dan keberlangsungan pohon sebagai elemen penghijauan kota.

Oleh karena itu, Pemkot Bogor akan menindaklanjuti dengan pengecekan dan penertiban oleh perangkat daerah terkait.

“Pohon-pohon yang terkena paku, tali, maupun perlakuan serupa akan kembali dicek oleh dinas terkait,” kata Jenal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Jumsih sebagai gerakan bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Bogor.

“Jumsih ini untuk disyiarkan dan dicontoh oleh seluruh warga agar menjaga kebersihan dan sadar akan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Devy Librianti mengatakan pihaknya akan segera menjadwalkan penertiban paku serta ikatan banner di pohon-pohon sepanjang jalur protokol.

Penertiban tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan pohon sekaligus mempertahankan kualitas ruang terbuka hijau di kawasan pusat Kota Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

35 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.