Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Tertinggi Iran Ingatkan Demonstran Agar Tak Kerja Sama dan Ikuti Campur Tangan Asing

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Pemimpin Tertinggi Iran Ingatkan Demonstran Agar Tak Kerja Sama dan Ikuti Campur Tangan Asing Doc: istimewa
Ket. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

ISTANBUL - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Jumat (9/1) memperingatkan para demonstran agar tidak melakukan “kolaborasi dengan pihak asing”.

Ia juga mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dinilainya memanfaatkan keresahan publik, dan menyerukan persatuan nasional Iran.

“Saya tidak bisa menoleransi kolaborasi dengan pihak asing,” kata Khamenei dalam suatu pidato publik.

“Jika Anda adalah agen yang berkolaborasi dengan pihak asing, Anda akan segera ditolak oleh rakyat Iran dan oleh rezim Iran.”

Ia menuding Trump memiliki tangan yang “berlumuran darah rakyat Iran”, namun tetap mengeklaim berada di pihak masyarakat Iran.

Menurut Khamenei, Trump bersikap tidak bertanggung jawab dan tidak peduli terhadap warga sipil.

“Mereka, para demonstran itu, bisa saja mempercayainya. Mereka membakar tempat sampah hanya untuk menyenangkannya,” ujarnya.

Khamenei juga menyerukan masyarakat untuk menjaga kesiapsiagaan dan persatuan, seraya menegaskan bahwa bangsa Iran akan mampu mengatasi setiap musuh.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Iran, di mana gelombang demonstrasi terus berlangsung sejak akhir Desember, dipicu oleh keluhan ekonomi dan sosial.

Aksi protes bermula pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran menyusul anjloknya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi, sebelum kemudian menyebar ke sejumlah kota lain di seluruh negeri.

Otoritas Iran belum merilis angka korban resmi. Namun, Human Rights Activists News Agency melaporkan pada hari ke-12 kerusuhan bahwa sedikitnya 42 orang tewas, termasuk delapan personel keamanan, puluhan lainnya luka-luka, serta 2.277 orang ditangkap.

Sementara itu, Trump, Kamis (8/1) mengatakan bahwa AS akan menyerang Iran “sangat keras” jika negara tersebut mulai membunuh para demonstran.

“Jika mereka mulai membunuh pengunjuk rasa, yang cenderung mereka lakukan selama kerusuhan, dan mereka sering mengalami kerusuhan, jika itu terjadi, kami akan menghajar mereka dengan sangat keras,” kata Trump dalam wawancara dengan Hugh Hewitt Show.

Ia menambahkan bahwa Iran telah diperingatkan dengan sangat tegas bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi berat jika tindakan tersebut dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.