Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Langka, Gorila Gunung Melahirkan Bayi Kembar di Taman Nasional Virunga Afrika

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Fenomena Langka, Gorila Gunung Melahirkan Bayi Kembar di Taman Nasional Virunga Afrika Doc: Taman Nasional Virunga
Ket. Mafuko, seekor gorila gunung yang tinggal di Taman Nasional Virunga, telah melahirkan bayi kembar.

JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari benua Afrika. Seekor gorila gunung liar bernama Mafuko melahirkan bayi kembar di taman nasional Republik Demokratik Kongo, Afrika Tengah.

Bayi gorilla kembar tersebut berjenis kelamin jantan dan keduanya tampak sehat, kata staf Taman Nasional Virunga.

Menurut laporan ABC News, para pelacak komunitas yang bertanggung jawab memantau kesehatan populasi gorila gunung di taman tersebut menemukan kelahiran bayi kembar yang "langka dan luar biasa" di keluarga gorila gunung Bageni pada tanggal 3 Januari lalu.

Kelahiran ini meningkatkan jumlah keluarga Bageni menjadi 59 gorila, yang terbesar di taman tersebut.

Langka dan Terancam Punah

Kelahiran kembar jarang terjadi di antara gorila gunung dan menghadirkan tantangan tambahan, terutama selama bulan-bulan awal ketika bayi sepenuhnya bergantung pada induknya untuk perawatan dan transportasi.

Taman Nasional Virunga mengatakan akan memantau dan melakukan langkah-langkah perlindungan tambahan untuk mengamati bayi gorilla kembar tersebut secara cermat dan mendukung kesehatan serta kelangsungan hidup mereka selama periode kritis ini.

Pada usia 22 tahun, Mafuko telah melahirkan total tujuh bayi, termasuk sepasang kembar pada tahun 2016, yang meninggal seminggu setelah lahir.

Seluruh populasi gorila gunung yang terancam punah di dunia, yang berjumlah lebih dari 1.000 ekor, berada di antara Pegunungan Virunga, rangkaian gunung berapi yang sudah tidak aktif yang berbatasan dengan Republik Demokratik Kongo, Rwanda, dan Uganda, dan Hutan Bwindi.

Hutan lindung Taman Nasional Virunga adalah rumah bagi lebih dari sepertiga populasi global.

Upaya konservasi terus berlanjut

Kelahiran bayi kembar tersebut merupakan peristiwa besar bagi keluarga Bageni dan bagi upaya konservasi yang sedang berlangsung untuk mendukung pertumbuhan populasi gorila gunung yang terancam punah di taman tersebut.

Sejak penemuan gorila gunung, subspesies gorila timur, pada tahun 1902, populasinya telah mengalami penurunan akibat perang, perburuan, perusakan habitat, dan penyakit — ancaman yang begitu parah sehingga pernah diperkirakan spesies ini akan punah pada akhir abad ke-20.

Namun berkat upaya konservasi dan patroli penjaga hutan untuk mengurangi perburuan liar, spesies ini pulih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.