Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendukung Ketahanan Pangan dengan Memaksimalkan Hasil Panen Raya

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendukung Ketahanan Pangan dengan Memaksimalkan Hasil Panen Raya Doc: Antara

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, berkomitmen mendukung ketahanan pangan yang merupakan program dari pemerintah pusat dengan memaksimalkan hasil panen raya.  

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengemukakan panen raya adalah momentum untuk terus menjaga sektor pangan. Pemkot mendukung upaya pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan.

“Kita patut mengapresiasi dan mendukung penuh atas upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional dan kemandirian bangsa," katanya di sela panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring di Kediri, Rabu.

Ia mengungkapkan sebagai daerah perkotaan dengan keterbatasan lahan, Kota Kediri memaknai swasembada pangan tidak hanya dari sisi besaran produksi.

Tetapi juga dari ketahanan sistem pangan secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan, keterjangkauan, stabilitas pasokan dan harga, hingga akses masyarakat terhadap pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan.

Momentum hari ini menjadi penguat semangat bagi seluruh daerah, termasuk Kota Kediri untuk terus menjaga keberlanjutan sektor pangan, meskipun dengan karakter dan tantangan wilayah yang berbeda-beda,” ujarnya.

Pemkot Kediri, kata dia, terus mendorong optimalisasi lahan pertanian yang ada, penguatan pendampingan kepada petani, serta memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian secara berkelanjutan. Salah satunya dengan fasilitasi penyerapan pupuk subsidi.

Pada tahun 2025, 99 persen usulan alokasi pupuk terserap dan dimanfaatkan oleh para petani.

Di Kota Kediri, potensi panen bulan Januari 2025 ada 33 hektare, bulan Februari 2025 ada 57 hektare dan puncak panen bulan Maret 2025 untuk komoditas padi adalah 138 ha.

Lalu, untuk potensi panen komoditas jagung, pada bulan Januari 2025 sebanyak 42 hektare, bulan Februari 2025 sebanyak 25 hektare dan bulan Maret 2025 sebanyak 29 hektare.

Sebelumnya, puncak panen komoditas jagung terjadi pada bulan Desember 2025 sekitar 142 hektare.

Wali Kota menambahkan, pemkot juga fokus pada penguatan ketahanan pangan perkotaan, melalui pengelolaan cadangan pangan daerah, pengembangan pekarangan pangan lestari, serta peran aktif dalam menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada seluruh petani se-Kota Kediri atas seluruh dedikasi serta kontribusi dalam menghidupkan ekosistem ketahanan pangan di Kota Kediri.

"Semoga ke depan, pertanian di Kota Kediri semakin bertumbuh. Kami meyakini bahwa ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi tetapi juga oleh distribusi yang adil dan keterjangkauan harga,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.