Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuntasan Pemberian Vaksin BIAS 2025 oleh Dinas Kesehatan OKU

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penuntasan Pemberian Vaksin BIAS 2025 oleh Dinas Kesehatan OKU Doc: Antara

Baturaja - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menuntaskan pemberian vaksin Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kedua tahun 2025 bagi ribuan pelajar sekolah di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan OKU, Dedi Wijaya melalui Subkordinator Surveilans dan Imunisasi, Muhammad Yunius di Baturaja, Selasa mengatakan bahwa vaksin yang diberikan dalam BIAS kedua yaitu Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (Td) dengan sasaran siswa kelas I. II dan V SD/MI di wilayah itu.

Sejak diluncurkan pada awal November 2025, capaian vaksin DT menyentuh sebanyak 6.390 pelajar kelas I Sekolah Dasar (SD) sederajat di 13 kecamatan di Kabupaten OKU.

Kemudian, vaksin Td kelas II SD/MI sebanyak 6.639 pelajar dan Td untuk siswa kelas II mencapai 5.760 orang.

"Capaian ini rata-rata di atas 95 persen dari target nasional," katanya.

Menurutnya, target tersebut dicapai berkat kerja keras tenaga kesehatan di seluruh puskesmas yang konsisten melakukan upaya jemput bola untuk pemberian vaksin ke sekolah-sekolah hingga pelosok desa di Kabupaten OKU.

"Peran serta pihak sekolah juga membantu dalam menyukseskan program dari pemerintah pusat ini," tegasnya.

Dia menjelaskan, imunisasi DT berfungsi untuk mencegah penyakit difteri, tetanus dan pertusis (batuk rejan) dan Td merupakan imunisasi lanjutan untuk mencegah penyakit tetanus dan difteri.

Menurutnya, tetanus merupakan penyakit yang menyerang saraf, menyebabkan kejang otot yang menyakitkan dan rahang terkunci yang penularannya melalui luka atau sayatan yang terkontaminasi.

"Penyakit tetanus dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik," jelasnya.

Sedangkan, difteri adalah penyakit yang menyerang hidung dan tenggorokan, kulit serta bagian tubuh lainnya.

Difteri dapat menyebabkan terbentuknya lapisan tebal di tenggorokan yang dapat menghalangi pernafasan yang penularannya melalui percikan droplet penderita.

"Tetanus dan difteri bisa dicegah dengan imunisasi ini. Oleh sebab itu kami menghimbau kepada orang tua untuk dapat memberikan imunisasi kepada anak-anaknya agar ke depan derajat kesehatan mereka lebih meningkat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan
    Preview komentar:
    Wa Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan (PaninVita) ...
    Wa Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan (PaninVita) ...
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Olahraga
Real Madrid di Bawah Pelati...
Olahraga
Brentford Kalahkan Tottenha...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.