Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Mestinya Bersifat Edukatif, Bukan Murni Komersial. Tiket Rp50.000 Cukup Mahal

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 03:12 WIB | Oleh:
Museum Mestinya Bersifat Edukatif, Bukan Murni Komersial. Tiket Rp50.000 Cukup Mahal Doc: ist
Ket. perlu revisi harga tiket masuk

JAKARTA – Mestinya, disadari bahwa fungsi museum adalah edukatif, bukan murni komersial. Maka, harga tiket masuk 50.000 jelas terlalu mahal. Apalagi tradisi ke museum belum membudaya di sini. Jangan-jangan nanti orang takut datang karena tiket mahal.

Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estiyanti Nurjadin menjelaskan bahwa pengelola menaikkan harga tiket masuk ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat dalam upaya untuk meningkatkan perawatan dan pemeliharaan koleksi museum. Keputusan pengelola untuk menaikkan harga tiket masuk ke Museum Nasional Indonesia bagi pengunjung dewasa dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 mulai 1 Januari 2026 menjadi sorotan publik. 

Saat dimintai konfirmasi di Jakarta pada Senin, Indira menyampaikan bahwa pengelola perlu menaikkan tarif masuk ke Museum Nasional Indonesia agar bisa melakukan upaya pemeliharaan koleksi sesuai standar. "Penyesuaian tarif dilakukan agar Museum Nasional Indonesia dan koleksinya dapat terus dirawat sesuai standar pemeliharaan internasional serta tetap menjadi ruang yang nyaman dan bermakna bagi masyarakat," katanya.

Indira menyampaikan bahwa pengelola Museum Nasional Indonesia mengemban tugas untuk menjaga warisan arkeologi, sejarah, etnografi, dan numismatika Indonesia. Sebagaimana pengelola museum yang lain, pengelola Museum Nasional Indonesia mengandalkan dana dari pemerintah, filantropi, dan tiket pengunjung untuk melakukan pemeliharaan koleksi dan memberikan pelayanan kepada publik.

Kementerian Kebudayaan sebagai penanggung jawab institusi Museum Cagar Budaya, termasuk Museum Nasional Indonesia, telah memutuskan menaikkan tarif tiket masuk museum mulai tahun 2026. Namun demikian, kebijakan tarif khusus tetap diberlakukan bagi penyandang disabilitas, warga berusia di atas 60 tahun, serta pemegang KIP dan KIP Kuliah.

Dana dari penjualan tiket masuk ke museum digunakan untuk mendukung upaya pemeliharaan koleksi museum dan penyelenggaraan pelayanan bagi pengunjung museum. Setelah menerima fosil koleksi Eugene Dubois yang dipulangkan dari Belanda ke Indonesia, Museum Nasional Indonesia dituntut untuk meningkatkan pemeliharaan koleksi guna mendukung peran museum sebagai pusat rujukan pengetahuan, penelitian, dan edukasi

Pengelola museum berencana mengadakan pameran khusus pada semester pertama tahun 2026 untuk menunjukkan koleksi fosil tersebut kepada publik. Pameran imersif akan dirancang untuk menghadirkan pengalaman edukasi interaktif berbasis teknologi kepada pengunjung museum.

Dalam jangka panjang, pengelola Museum Nasional Indonesia akan melanjutkan renovasi enam ruang pamer yang terbakar pada tahun 2023. Perbaikannya akan dilakukan dengan dukungan dari pemerintah, swasta, dan publik. Selain memamerkan dan memelihara koleksi, Museum Nasional Indonesia menyediakan sarana pendukung seperti taman, masjid, kantin, dan aula bagi pengunjung museum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.