Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IDAI Imbau Orang Tua Waspada Penyakit Musim Hujan saat Anak Kembali Sekolah

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 19:15 WIB | Oleh:

3. Pencegahan Penyakit yang Meningkat di Musim Hujan

Terapkan langkah 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, serta mencegah gigitan nyamuk). Pastikan lingkungan rumah dan sekolah bebas dari genangan air. Gunakan losion antinyamuk, kelambu, atau pakaian berlengan panjang.

Untuk mencegah diare dan leptospirosis (kencing tikus), pastikan anak selalu memakai alas kaki saat bermain atau berjalan di area yang berpotensi terkontaminasi. Pastikan pula konsumsi air dan makanan yang bersih serta matang.

4. Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan dan Bencana Hidrometeorologi

Komunikasi yang intensif menjadi kunci. Orang tua dan pihak sekolah diharapkan aktif saling menginformasikan kondisi dan kebijakan melalui saluran komunikasi yang tersedia. Orang tua juga diharapkan proaktif melaporkan kondisi kesehatan anak dan memberikan edukasi di rumah, sementara siswa diimbau disiplin menerapkan protokol kesehatan dan saling mengingatkan.

Pastikan data kontak darurat orang tua dan pihak sekolah selalu diperbarui. Ajarkan anak memahami prosedur evakuasi dan titik kumpul di sekolah, serta pastikan orang tua mengetahui rencana tanggap darurat sekolah.

Siapkan tas siaga bencana untuk anak di sekolah dan di rumah, yang berisi jas hujan, makanan tahan lama, air minum, obat pribadi, pakaian ganti, senter kecil, peluit, dan daftar kontak darurat keluarga.

Waspadai perjalanan pergi dan pulang sekolah saat hujan lebat, terutama terhadap genangan air, pohon tumbang, dan kondisi lalu lintas.

IDAI juga mendorong sekolah untuk memastikan ketersediaan sarana cuci tangan, air bersih, dan toilet yang higienis, serta melakukan pembersihan dan disinfeksi rutin pada area serta permukaan benda yang sering disentuh. Selain itu, IDAI mendorong penguatan kerja sama antara sekolah dan puskesmas setempat untuk pemantauan kesehatan serta edukasi warga sekolah.

IDAI berharap pemerintah daerah dapat mengoptimalkan penyediaan fasilitas kesehatan, memastikan lingkungan sekolah aman dari risiko banjir dan longsor, serta mengoordinasikan sistem peringatan dini bencana.

“Kami, para dokter anak, sangat mengharapkan kolaborasi semua pihak. Dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak untuk belajar dan bertumbuh kembang secara optimal, meski di tengah tantangan musim hujan. IDAI siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan hak kesehatan dan pendidikan anak terpenuhi dengan baik,” tegas DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Subsp. HemaOnk(K), Sekretaris Umum IDAI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.