Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IDAI Imbau Orang Tua Waspada Penyakit Musim Hujan saat Anak Kembali Sekolah

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 19:15 WIB | Oleh:
IDAI Imbau Orang Tua Waspada Penyakit Musim Hujan saat Anak Kembali Sekolah Doc: Antara
Ket. Ilustrasi penyakit musim hujan. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau orang tua dan sekolah meningkatkan kewaspadaan kesehatan anak saat awal masuk sekolah di musim hujan, mulai dari imunisasi, PHBS, hingga kesiapsiagaan bencana.

JAKARTA – Menyambut periode masuk sekolah anak di awal tahun yang bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan imbauan penting kepada orang tua, pengasuh, tenaga pendidik, serta pihak sekolah dan pemerintah daerah.

Imbauan ini disampaikan menyikapi kondisi terkini yang dihadapi masyarakat. Kombinasi aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, serta meningkatnya kelembapan udara dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan berbagai penyakit, seperti influenza, diare, dan demam berdarah. Selain itu, musim hujan juga meningkatkan risiko banjir serta potensi bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai.

“IDAI memahami bahwa proses belajar mengajar di sekolah sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kami menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif,” ujar Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subsp. Kardio(K), melalui siaran pers, Selasa (6/1).

Berikut imbauan IDAI:

1. Pastikan Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh Anak

Pastikan kondisi kesehatan anak memungkinkan untuk bersekolah. Lengkapi dan periksa status imunisasi dasar maupun lanjutan sesuai usia, termasuk imunisasi untuk mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) seperti campak, difteri, pertusis, dan influenza.

Berikan makanan bergizi seimbang dengan penekanan pada protein hewani, serta cukup cairan untuk mencegah dehidrasi. Batasi konsumsi makanan tidak sehat, terutama yang mengandung gula tinggi dan junk food.

Pastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup, yakni 8–10 jam per malam sesuai usia, guna mengoptimalkan sistem imun.

Apabila anak menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, diare, atau tampak lemas, segera periksakan ke fasilitas kesehatan dan istirahatkan di rumah hingga benar-benar pulih untuk mencegah penularan.

2. Terapkan Etika Batuk dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Ajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung menggunakan lengan bagian dalam (bukan telapak tangan) saat batuk atau bersin.

Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain.

Gunakan masker, terutama jika anak mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atau berada di kerumunan.

Hindari kebiasaan berbagi alat makan, minum, dan perlengkapan kebersihan pribadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.