Stimulus Produktif Jadi Kunci Jaga Ketahanan APBN 2026
📅 Senin, 05 Jan 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiDia menekankan pentingnya menciptakan iklim usaha yang kondusif agar kapasitas ekonomi tumbuh dan basis penerimaan melebar secara alami.
Sementara itu, pakar ekonomi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dian Anita Nuswantara menilai penurunan penerimaan pada 2025 juga dipicu oleh melemahnya daya beli, sehingga kenaikan pajak justru berisiko menekan konsumsi masyarakat yang masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi.
Sebagai alternatif, Dian mendorong pemerintah menempuh strategi peningkatan penerimaan tanpa menaikkan tarif pajak, antara lain dengan memperkuat pengawasan. Digitalisasi sistem perpajakan untuk efisiensi dan akurasi, lanjutnya, dapat menjadi peluang sekaligus tantangan dalam memperkuat basis penerimaan negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!