Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Lioness S3E5: Di Balik Penculikan Joe hingga Jaringan Infiltrasi Asing

2 Senin, 31 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Lioness S3E5: Di Balik Penculikan Joe hingga Jaringan Infiltrasi Asing Lioness S3E5: Di Balik Penculikan Joe hingga Jaringan Infiltrasi Asing Doc: Istimewa
Ket. Joe memimpin operasi untuk membongkar jaringan perekrutan agen asing yang bekerja secara tersembunyi di Amerika Serikat. Salah satu target pentingnya adalah Profesor Richard Ealy, yang diduga memanfaatkan lingkungan akademik untuk mengidentifikasi dan merekrut calon sumber informasi bagi intelijen Tiongkok.

Episode 5, “The Idiot Army,” menjadi salah satu episode penting di paruh awal musim ketiga. Episode berdurasi sekitar 50 menit ini mulai memperjelas bahwa penculikan Joe bukan sekadar operasi balasan Rusia, melainkan bagian dari jaringan infiltrasi yang jauh lebih luas. 

Mulai menjawab misteri besar musim 3

Kalau empat episode pertama lebih banyak membangun situasi—penculikan Joe, operasi di Ukraina, serta kemunculan Oleksandra Balakin—episode 5 mulai memperlihatkan apa sebenarnya yang sedang diburu Joe dan timnya.

Joe memimpin operasi untuk membongkar jaringan perekrutan agen asing yang bekerja secara tersembunyi di Amerika Serikat. Salah satu target pentingnya adalah Profesor Richard Ealy, yang diduga memanfaatkan lingkungan akademik untuk mengidentifikasi dan merekrut calon sumber informasi bagi intelijen Tiongkok. 

Di sini Lioness kembali ke formula khas Taylor Sheridan: bukan sekadar baku tembak, tetapi memperlihatkan bagaimana operasi intelijen dibangun dari rantai manusia, informasi, manipulasi, dan perekrutan.

Hal yang paling menarik dari episode ini adalah posisi Joe.

Di awal musim, penonton melihat Joe sebagai korban yang diculik. Namun episode 5 membawa cerita kembali ke operasi yang berlangsung sebelum penculikan tersebut. Joe kembali menjadi orang yang mengendalikan permainan.

Ini membuat struktur dua lini waktu musim 3 mulai terasa lebih masuk akal. Kita tahu Joe akhirnya diculik, tetapi sekarang penonton diperlihatkan mengapa dirinya menjadi target dan seberapa besar operasi yang sedang dia bongkar.

Dengan demikian, penculikan Joe tidak lagi terasa sebagai kejutan yang berdiri sendiri.

Episode ini juga memperluas ancaman dari sekadar Rusia. Jaringan yang dibongkar Joe berkaitan dengan infiltrasi dan perekrutan yang melibatkan kepentingan asing, termasuk Tiongkok. Beberapa target tidak terlihat seperti "agen rahasia" dalam pengertian tradisional. Mereka berada di lingkungan akademik, bisnis, maupun institusi Amerika.

Inilah yang membuat judul “The Idiot Army” menarik. Musuh tidak selalu digambarkan sebagai pasukan elit. Sebagian justru merupakan orang-orang yang dapat dimanfaatkan atau direkrut melalui kelemahan pribadi, ideologi, ambisi, maupun kepentingan ekonomi.

Masalah terbesar episode ini adalah struktur waktunya.

Penonton sudah tahu Joe akhirnya diculik. Karena itu, setiap kali cerita kembali ke masa sebelum penculikan, ketegangannya sedikit berkurang. Kita lebih tertarik mengetahui bagaimana Joe bisa sampai diculik dan siapa yang berada di baliknya daripada mengikuti setiap operasi penangkapan.

Musim ini juga semakin penuh dengan nama operasi, organisasi, kode, dan jaringan intelijen. Bagi penonton yang tidak mengikuti detailnya sejak episode pertama, beberapa bagian bisa terasa terlalu padat.

Kritik terhadap kecenderungan Lioness menggunakan banyak metafora, nama kode, dan alur operasi yang kompleks juga sudah muncul dalam ulasan episode sebelumnya. 

“The Idiot Army” bukan episode paling spektakuler secara visual, tetapi justru salah satu episode yang paling penting secara cerita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Gauff Bidik Gelar Kedua WTA...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.