Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus TBC Tinggi, Pemprov DKI Jakarta Percepat Penanganan hingga Tingkat Kelurahan

📅 Senin, 05 Jan 2026, 16:50 WIB | Oleh:
Kasus TBC Tinggi, Pemprov DKI Jakarta Percepat Penanganan hingga Tingkat Kelurahan Doc: ANTARA/Risky Syukur.
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambangi kantor Pemerintah Kota Jakarta Barat, Senin (5/1/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC) dengan memperkuat koordinasi lintas wilayah, menyusul masih tingginya temuan kasus aktif sepanjang 2025.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan percepatan penanganan TBC dilakukan dengan memperkuat koordinasi dan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi oleh Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota, kecamatan, kelurahan serta kader TBC di seluruh wilayah.

"TBC di Jakarta itu urutan delapan provinsi (di Indonesia), itu termasuk tinggi. Enggak perlu kita tutup-tutupi, itu perlu kita kerjakan bersama-sama. Itu juga menjadi perhatian Presiden untuk percepatan pemberantasan TBC," ucap Rano saat menyambangi Kantor Pemerintah Kota Jakarta Barat, Senin.

Pada periode Januari sampai dengan November 2025, Dinas Kesehatan DKI menemukan sekitar 45 ribu kasus TBC aktif dari target penemuan tahunan sekitar 70 ribu. Khusus di wilayah Jakarta Barat, ditemukan sekitar 11 ribu kasus TBC aktif selama 2025.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat gencar melakukan sejumlah langkah penanggulangan, salah satunya pengobatan.

"Tindak lanjut yang dilaksanakan adalah melakukan pengobatan terhadap pasien TBC," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat Sahruna melalui pesan singkat di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, kata dia, pengawasan terhadap pasien TBC juga dilakukan secara intensif agar penyebaran penyakit yang menyerang saluran pernafasan atau paru-paru itu tidak meluas.

"Serta dilakukan pemantauan, berkolaborasi dengan pengawas menelan obat agar pasien melangsungkan proses pengobatan sampai sembuh," ujar Sahruna.

Untuk memutus rantai penularan, Sudinkes Jakarta Barat melakukan serangkaian investigasi melalui kontak pasien TBC.

Pada proses investigasi kontak, lanjut Sahruna, apabila ditemukan TBC aktif, maka akan dilakukan penatalaksanaan pengobatan TBC.

"Pada proses investigasi kontak, bila hasil pemeriksaan ditemukan kontak serumah atau erat dalam kondisi sehat, maka dilakukan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) selama tiga atau enam bulan," ungkap Sahruna. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

26 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Mourinho Terus Menata Kekua...
Olahraga
Marc Marquez Siap Kembali k...
Luar Negeri
Prancis Siapkan Pangkalan R...

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.