Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Bantaran Sungai Muaro Pisang Diliputi Ketakutan Banjir Bandang Susulan

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 19:35 WIB | Oleh:
Warga Bantaran Sungai Muaro Pisang Diliputi Ketakutan Banjir Bandang Susulan Doc: Antara Foto
Ket. Material tanah longsor menimbun rumah warga di Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Warga yang tinggal disepanjang aliran Sungai Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau, Nagari (Desa) Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat merasa ketakutan kemungkinan banjir bandang susulan di daerah itu.

"Saya ketakutan tinggal di rumah, karena banjir bandang susulan sering terjadi saat hujan maupun kondisi cuaca panas," kata salah seorang warga Pasar Maninjau Wita di Lubuk Basung, Minggu.

Ia mengatakan hampir setiap malam mereka tidak tidur semenjak banjir bandang melanda daerah itu.

Bunyi gemuruh dari hulu, katanya, hampir terjadi setiap saat, sedangkan tanah longsor dari perbukitan di jalan Kelok 25 pada Rabu (31/12) membuat warga di sepanjang aliran sungai tersebut, sudah mengungsi seluruhnya ke mushalla, rumah warga, dan tempat lainnya.

Jumlah warga mengungsi mengalami peningkatan dari sebelumnya 25 kepala keluarga, saat ini menjadi 44 kepala keluarga.

"Di mushalla tempat saya mengungsi, ada 44 kepala keluarga dengan jumlah ratusan orang mengungsi di sini," katanya.

Ia mengakui sudah mengungsi bersama suami dan anak-anaknya ke mushalla selama tujuh hari karena rumahnya berada dekat aliran Sungai Muaro Pisang.

Anggota DPRD Agam Albert mengatakan luapan air sungai ini merupakan permasalahan yang serius harus disikapi karena berdampak terhadap rumah warga, sehingga masyarakat banyak yang sudah mengungsi.

"Ini perlu kajian ilmiah terhadap kultur tanah yang ada di hulu sungai bahwa perbukitan di salingka Danau Maninjau," katanya.

Ia berharap, seluruh pengambil kebijakan dari pemerintah daerah sampai ke pemerintah pusat mengambil langkah konkret dalam mencarikan solusi agar banjir bandang susulan tidak terulang lagi.

"Ini harus dicarikan solusinya seluruh pihak, agar masyarakat menjadi nyaman dan aman tinggal di sepanjang aliran sungai," katanya.

Sebelumnya, Bupati Agam Benni Warlis mengatakan perlu kajian dan penanganan secara teknis sesuai keilmuan dalam mencari permasalahan yang ada di hulu sungai.

Teknis yang dimaksud, katanya, melihat dari hulu dan perjalanan material ke bawah harus ada dasar ilmu untuk penanganan.

Pihaknya meminta Pemprov Sumbar dan BWS V melakukan peninjauan lokasi guna mencari solusi pengendalian air agar material tidak turun ke bawah yang bisa berdampak ke rumah warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.