Papua Pegunungan Tancap Gas 2026, Pemprov Siapkan Strategi Kejar Ketertinggalan
📅 Minggu, 04 Jan 2026, 21:00 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
WAMENA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di delapan kabupaten pada tahun 2026.
Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papua Pegunungan menggelar langkah strategis pembangunan infrastruktur dasar dan logistik untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah setempat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan Elai Giban dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan kegiatan langkah strategis pembangunan infrastruktur dasar dan logistik untuk memacu pertumbuhan ekonomi Papua Pegunungan sangat dibutuhkan tahun 2026.
“Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas, ini adalah titik tolak baru atau momen di mana kita memutuskan untuk berhenti berjalan di tempat dan mulai berlari mengejar ketertinggalan dalam mempercepat pembangunan perekonomian di delapan kabupaten Papua Pegunungan,” katanya.
Menurut dia, seluruh pihak paham tentang tantangan geografis yang ada di Papua Pegunungan yang begitu berat. Bukan hanya gunung dan lembah tetapi soal topografi yang seringkali menjadi metafora dari kesenjangan ekonomi dan akses yang dihadapi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami percaya, dalam setiap tantangan, tersembunyi peluang yang cukup besar dalam meningkatkan perekonomian di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia mengharapkan seluruh komponen lintas sektor dapat bekerja sama dalam meningkatkan perekonomian di Papua Pegunungan. Untuk mewujudkannya perlu bergerak bersama dengan strategi yang terpadu, konkret dan berani.
“Kami mengajak kita semua untuk fokus pada lima sub-tema strategis sebagai pilar aksi kita ke depan di antaranya inovasi layanan perbankan dan keuangan untuk menjangkau seluruh pelaku usaha,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyebut optimasi Bandara Wamena sebagai hub logistik dan penggerak rantai pasokan, memperkuat rantai nila hasil bumi dan menciptakan pasar yang berkelanjutan. Penyiapan infrastruktur hospitalitas dan akomodasi yang berkualitas, pembangunan infrastruktur dan logistik akan mendatangkan investor, tenaga ahli, dan wisatawan.
Serta membangun ekosistem bisnis yang sinergis dan berpihak pada masyarakat lokal. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. kemitraan yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan.
“kami berkomitmen untuk mendengar dan menindaklanjuti setiap masukan dari para pelaku usaha. Mari kita buat gugus tugas Papua Pegunungan Maju yang beranggotakan perwakilan kita semua untuk memonitor dan mempercepat implementasi dari kesepakatan hari ini,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!