Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Neuralink Disebut Elon Musk Akan Mulai Produksi Massal Implan Otak pada 2026

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 21:20 WIB | Oleh:
Neuralink Disebut Elon Musk Akan Mulai Produksi Massal Implan Otak pada 2026 Doc: X @Neuralink
Ket. Seorang pasien menggunakan cip untuk mengendalikan perangkat digital maupun fisik hanya dengan pikiran. Neuralink buka-bukaan masalah pada proyek implan chip otak ke manusia.

JAKARTA - Perusahaan rintisan antarmuka otak-komputer Neuralink telah membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir, dan ambisinya kini semakin besar.

CEO Elon Musk mengatakan Neuralink berencana memulai produksi dalam jumlah besar untuk implan antarmuka otak–komputer pada tahun ini. Langkah ini menandai tahap penting untuk memperluas penggunaan teknologi tersebut melampaui uji coba awal, lapor Indianexpress, Minggu (4/1).

Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), Musk menyebut Neuralink berencana beralih ke prosedur operasi yang lebih sederhana dan hampir sepenuhnya otomatis pada 2026. Ia menambahkan bahwa implan Neuralink akan dirancang untuk menembus dura tanpa perlu mengangkat lapisan tersebut.

Sebagai informasi, dura, kependekan dari dura mater, adalah lapisan pelindung terluar otak yang kuat, yang berfungsi melindungi otak dari infeksi dan cedera fisik. Implan Neuralink dirancang untuk membantu orang dengan kondisi seperti cedera tulang belakang.

Dengan implan ini, pasien dengan keterbatasan fisik dapat bermain gim video, menjelajah internet, membuat unggahan di media sosial, dan bahkan mengendalikan kursor mouse.

“Neuralink akan mulai produksi massal perangkat antarmuka otak–komputer dan beralih ke prosedur operasi yang lebih sederhana dan hampir sepenuhnya otomatis pada 2026. Benang perangkat akan menembus dura tanpa perlu mengangkatnya. Ini adalah hal yang sangat besar,” tulis Elon Musk dalam unggahannya pada 31 Desember 2025.

Pada November tahun lalu, Neuralink mengumumkan bahwa mereka telah menanamkan cip otak pada 12 orang dengan kelumpuhan berat. Noland Arbaugh, pasien pertama yang menerima implan tersebut, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa cip itu memungkinkannya bermain Mario Kart, mengendalikan televisi, serta mengoperasikan peralatan rumah tangga tanpa harus menggerakkan bagian tubuh mana pun.

Dalam unggahan terpisah di X, Elon Musk juga menyatakan keyakinannya bahwa implan Neuralink dapat membantu memulihkan fungsi tubuh secara penuh.

“Neuralink pada dasarnya dapat menjembatani komunikasi dari korteks otak, melewati bagian leher atau tulang belakang tempat saraf mengalami kerusakan,” katanya.

Teknologi korteks motorik ini pertama kali diumumkan pada 2022. Cip tersebut, yang diberi nama N1, memiliki 1.024 elektroda yang terhubung ke otak melalui 64 benang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.