Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Denmark Protes Soal Akusisi Wilayah Greenland

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Denmark Protes Soal Akusisi Wilayah Greenland Doc: AFP

OSLO - Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen pada Kamis (1/1) malam waktu setempat mengecam dimulainya kembali pembicaraan tentang akuisisi Greenland.

Frederiksen mengatakan bahwa "sekutu terdekat" Denmark tidak boleh memperlakukan negara lain dan rakyatnya sebagai sesuatu yang bisa dibeli dan dimiliki.

Tanpa secara eksplisit menyebut Amerika Serikat (AS), Frederiksen mengatakan bahwa tahun lalu diwarnai dengan "ancaman, tekanan, dan pembicaraan yang merendahkan" dari sebuah negara yang digambarkannya sebagai "sekutu terdekat Denmark sepanjang masa".

Berbicara dari kediaman resminya, Frederiksen membahas berbagai isu, termasuk ekonomi dan kesejahteraan sosial, tetapi hanya menggunakan kata-kata keras ketika membahas tekanan geopolitik yang dihadapi negara tersebut, khususnya mengenai wilayah Arktik di Greenland.

"Kini lagi-lagi konflik mengenai Greenland, yang menyangkut Kerajaan (Denmark)," kata Frederiksen, mengacu pada konflik diplomatik baru itu.

Dia mengkritik pola pikir di balik tekanan tersebut sebagai pandangan terhadap dunia yang sudah ketinggalan zaman "tentang keinginan untuk mengambil alih negara lain, rakyat lain. Seolah-olah itu adalah sesuatu yang bisa dibeli dan dimiliki".

"Kami memikul tanggung jawab kami di dunia. Bukan kami yang mencari konflik. Namun, saya pastikan: Apa pun yang terjadi, kami akan berdiri teguh soal mana yang benar dan salah," katanya.

Pernyataan itu disampaikan PM Denmark tersebut setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penunjukan Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus AS untuk Greenland pada 21 Desember 2025, kembali menimbulkan ketegangan diplomatik antara Washington dan Kerajaan Denmark.

Sejak mulai menjabat pada Januari 2025, Trump telah berulang kali menyatakan minatnya untuk menguasai Greenland. Dia mengatakan tidak akan mengesampingkan penggunaan "koersi militer atau ekonomi" untuk mencapai tujuan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
  • El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat
    Preview komentar:
    Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong ...
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Dekorasi Hari Kemerdekaan d...

GPM menyemarakkan HUT RI di Aceh

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
GPM menyemarakkan HUT RI di...

Lembang Street Carnival 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Lembang Street Carnival 2026

Jogja Fashion Week 2026

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Jogja Fashion Week 2026
Luar Negeri
Nama Trump Kembali Dipasang...
Nasional
Bea Cukai gagalkan penyelun...

Produksi ekspor briket arang di Kota Serang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ekspor briket aran...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.