Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semar Ndalil, Taman Pangan Edukatif Andalan Girikerto Sleman

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semar Ndalil, Taman Pangan Edukatif Andalan Girikerto Sleman Doc: ANTARA/HO-pemda Sleman
Ket. Taman ketahanan pangan Semar Ndalil yang dikembangkan Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Jumat (2/1/2026).

SLEMAN – Memperkuat ketahanan pangan desa menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus menekan ketergantungan dari luar wilayah.

Dengan memaksimalkan potensi lokal—mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan—desa bisa lebih mandiri menghadapi gejolak harga dan pasokan.

Ketika produksi dan pengelolaan pangan berjalan baik di tingkat desa, dampaknya tak hanya pada kebutuhan harian warga, tetapi juga pada stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kalurahan Girikerto, Turi, Sleman, memilih pendekatan terpadu dalam memperkuat ketahanan pangan desa lewat pengembangan taman “Semar Ndalil”.

Kawasan ini tidak hanya menggabungkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan dalam satu ekosistem, tetapi juga dibalut dengan konsep wisata edukasi.

Model ini memberi nilai tambah karena produksi pangan berjalan seiring dengan aktivitas belajar dan kunjungan wisata, sehingga manfaat ekonomi dan sosial bisa dirasakan lebih luas oleh warga.

Peluncuran taman ketahanan pangan tersebut dihadiri langsung Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, Jumat.

Koordinator lapangan taman ketahanan pangan "Semar Ndalil" Girikerto Endang Setyomurni mengatakan taman ketahanan pangan Semar Ndalil merupakan usaha terpadu sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, yang berbalut wisata edukasi di wilayah setempat.

"Taman ketahanan pangan ini dikelola langsung Pemerintah Kalurahan Girikerto bersinergi dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), kelompok wanita tani (KWT) dan UMKM yang ada di Kalurahan Girikerto," katanya.

Lurah (Kepala Desa) Girikerto Sudibya mengatakan konsep ini menindaklanjuti masterplan Kalurahan Girikerto berdasarkan musyawarah bersama, untuk mengalokasikan R250 juta untuk ketahanan pangan.

"Kami musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat Girikerto, muncul pemikiran, kita kembangkan taman yang ada di Girikerto menjadi taman ketahanan pangan yang kita 'soft launching' ini," katanya.

Ia berharap ke depan taman ketahanan pangan Semar Ndalil yang dikelola oleh BUMKal Girikerto ini bisa dikembangkan sebagai tempat wisata edukasi serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kalurahan Girikerto.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku senang serta mengapresiasi pembangunan taman ketahanan pangan yang diinisiasi Kalurahan Girikerto ini. Seperti namanya, taman ini nantinya dapat menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Sleman, khususnya di Kalurahan Girikerto.

"Kami senang dengan pergerakan dan inisiatif dari masyarakat seperti ini. Intinya Pemkab Sleman siap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.