Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biar Lebih Aman, Registrasi SIM Biometrik Disiapkan Bertahap

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biar Lebih Aman, Registrasi SIM Biometrik Disiapkan Bertahap Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Petugas memeragakan proses registrasi pelanggan layanan telekomunikasi (SIM card) menggunakan data biometrik wajah.

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga ekosistem digital tetap aman dan sehat.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan kebijakan registrasi kartu SIM berbasis data biometrik yang akan dilakukan secara bertahap.

Lewat skema ini, pemerintah berharap keamanan layanan digital makin kuat, sekaligus menekan potensi penyalahgunaan nomor seluler di ruang digital nasional.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan kementeriannya telah melakukan berbagai langkah persiapan agar implementasi registrasi SIM dengan biometrik dapat berjalan lancar, aman, dan tidak menyulitkan masyarakat.

“Peran Kemkomdigi sangat penting untuk memastikan kebijakan registrasi biometrik ini dapat diterapkan secara terkoordinasi, baik dari sisi infrastruktur, regulasi, maupun pemahaman publik,” ujar Edwin di Jakarta, Jumat (2/1).

Ia menjelaskan, Kemkomdigi telah mengirimkan surat dinas kepada seluruh operator seluler untuk menyiapkan infrastruktur pendukung registrasi biometrik.

Langkah tersebut bertujuan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat saat melakukan registrasi.

Selain itu, Kemkomdigi juga menyiapkan materi serta strategi komunikasi publik sebagai bagian dari sosialisasi kebijakan.

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk diskusi dan talk show bersama para pakar yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kemkomdigi agar dapat diakses masyarakat luas.

Edwin menyebutkan bahwa uji coba registrasi biometrik sebenarnya telah dilakukan sejak 2024, terutama di gerai operator seluler untuk layanan penggantian kartu.

Adapun pada awal 2025, uji coba juga dilaksanakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta serta dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

Selanjutnya pada akhir 2025, pihaknya turut melakukan uji coba biometrik di masing-masing gerai operator seluler.

Lebih lanjut Edwin mengatakan penerapan registrasi biometrik akan dilakukan secara bertahap. Pada 2026, fokus penerapan diarahkan di gerai operator seluler agar masyarakat dapat memperoleh pendampingan langsung dari petugas.

Pendekatan bertahap dilakukan supaya ada waktu yang cukup untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengingat tidak semua orang familiar dengan metode biometrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Perlindungan Data UMKM Perlu Diperkuat

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Perlindungan Data UMKM Perl...
Nasional
CEO Anthropic Serukan Tiga ...
Daerah
130 Orang Masih Dicari dala...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.