Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Zeleskyy Optimistis Perang dengan Russia Segera Berakhir, Tinggal Sedikit Lagi

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 18:33 WIB | Oleh:
Zeleskyy Optimistis Perang dengan Russia Segera Berakhir, Tinggal Sedikit Lagi Doc: ist
Ket. perang

JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan negaranya tinggal "10 persen" lagi untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang dengan Rusia, sembari menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menerima "kesepakatan lemah" yang bisa memperpanjang konflik.

Dalam pesan video di Telegram pada Rabu (31/12) malam, Zelenskyy mengatakan perjanjian damai tersebut sudah "90 persen siap." "Sepuluh persen masih tersisa. Dan itu jauh lebih dari sekadar angka. Itulah 10 persen yang akan menentukan nasib perdamaian, nasib Ukraina, dan Eropa," katanya.

Zelenskyy mengatakan Ukraina ingin perang berhenti, tetapi tidak akan menyerah begitu saja pada tuntutan pihak lain. “Kami ingin perang berakhir, bukan Ukraina yang diakhiri," katanya, menegaskan. Mengakui besarnya dampak perang yang berlangsung hampir empat tahun, Zelenskyy mengatakan rakyat Ukraina merasa lelah, tetapi tetap teguh.

Ia menekankan dirinya tidak akan menandatangani perjanjian apa pun yang merugikan negaranya atau sekadar menunda pertempuran. Menurut Zelenskyy, meneken kesepakatan yang lemah hanya akan menyulut perang. "Tanda tangan saya akan dibubuhkan pada kesepakatan yang kuat," katanya, seraya menambahkan bahwa seluruh upaya diplomatik saat ini difokuskan untuk mencapai tujuan itu.

Target Putin

Sementara itu, sebelumnya, para petinggi Russia merasa bahwa serangan Ukraina untuk mengincar Presiden Russia Vladimir Putin. Namun, Pejabat keamanan nasional Amerika Serikat mengatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau salah satu kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini, lapor The Wall Street Journal pada Rabu.

Mengutip seorang pejabat AS yang mendapat pengarahan intelijen, surat kabar itu mengatakan kesimpulan tersebut didukung oleh penilaian Badan Intelijen Pusat (CIA) yang menyatakan tidak ada upaya serangan terhadap Putin. Menurut pejabat AS itu, Ukraina berniat menyerang target militer yang sebelumnya pernah diserang Kyiv, yang terletak di wilayah yang sama dengan kediaman Putin, namun lokasinya tidak berdekatan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha pada Selasa mengatakan Rusia gagal memberikan bukti apa pun yang kredibel untuk mendukung klaimnya mengenai dugaan serangan drone Ukraina terhadap sebuah kediaman presiden yang berada wilayah Novgorod.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu tampak menepis klaim Rusia mengenai serangan drone yang digagalkan.

Ia membagikan tautan editorial New York Post dengan judul: “Gertakan ‘serangan’ Putin menunjukkan Rusia adalah pihak yang menghalangi perdamaian.” Trump dilaporkan menyampaikan kekhawatiran atas insiden tersebut dalam percakapan telepon dengan Putin, meskipun kemudian ia mengatakan ada kemungkinan serangan itu “tidak terjadi.”

Ketika ditanya apakah AS memiliki konfirmasi bahwa serangan tersebut benar-benar terjadi, Trump mengatakan pada Minggu (28/12), bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, bahwa kemungkinan itu memang ada. “Anda mengatakan mungkin serangan itu tidak terjadi—itu juga mungkin, saya kira, tetapi Presiden Putin mengatakan kepada saya pagi ini bahwa itu terjadi,” ujarnya.

Sedangkan Zelenskyy membantah klaim tersebut dengan mengatakan tuduhan itu bertujuan “merusak seluruh pencapaian dari upaya diplomatik bersama” dengan tim Trump serta “membenarkan serangan tambahan terhadap Ukraina.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Janice/Chong Singkirkan Ung...
Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.