Anggota MPR RI Proyeksikan Indonesia Akan Hadapi Tekanan Ganda di Sektor Lingkungan dan Pangan di 2026
📅 Rabu, 31 Des 2025, 15:45 WIB | Oleh: SriyonoIa juga mengingatkan bahwa ketergantungan pada impor pangan sebagai solusi jangka pendek berisiko melemahkan kedaulatan nasional, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Dalam konteks kelembagaan, Johan menyoroti pentingnya sinergi antar-kementerian, khususnya setelah pemisahan urusan kehutanan dan lingkungan hidup.
Menurutnya, hutan harus diposisikan sebagai infrastruktur ekologis strategis yang menopang pangan dan kehidupan, bukan sekadar komoditas ekonomi. Tanpa koordinasi yang kuat, fragmentasi kebijakan justru akan memperparah krisis.
Ia juga menekankan perlunya perubahan paradigma dalam kebijakan pertanian. “Produktivitas tidak bisa dilepaskan dari kesehatan ekosistem. Pertanian masa depan harus menjadi bagian dari strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Johan mengingatkan bahwa amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945, menempatkan pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena itu, kegagalan menjaga lingkungan hingga memicu krisis pangan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan kegagalan konstitusional.
Menutup pernyataannya, Johan menegaskan bahwa pesan kearifan lokal sesungguhnya sangat relevan untuk masa depan.
“Menjaga hulu berarti menjaga kehidupan. Jika kebijakan nasional mampu menyatukan agenda lingkungan dan pangan secara utuh, tekanan ganda ini bisa diubah menjadi peluang. Namun jika tidak, rakyatlah yang kembali menanggung akibatnya,” ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!