Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Sebut Stok Pangan Aman Jelang 2026

📅 Selasa, 30 Des 2025, 03:10 WIB | Oleh:
Mentan Sebut Stok Pangan Aman Jelang 2026 Doc: Freepik

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan pangan nasional aman menjelang Tahun Baru 2026. Ia memastikan pasokan pangan pokok dalam kondisi cukup dan terpenuhi.

“Komoditas strategis seperti beras, cabai, daging ayam ras, dan telur ayam ras berada dalam kondisi surplus,” ucap Amran dalam paparannya yang disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Bapanas, Kelik Budiana, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Pangan Daerah di Jakarta, Senin (29/12).

Ia pun menegaskan kebutuhan pangan nasional tidak memerlukan tambahan pasokan impor.

Amran menyebut komoditas strategis berada dalam kondisi surplus. Komoditas tersebut meliputi beras, cabai, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Ia lalu menegaskan kebutuhan pangan nasional tidak memerlukan tambahan pasokan impor. Kondisi ini dinilai mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan.

Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menyebut inflasi sejumlah komoditas pangan masih terkendali. Data BPS menunjukkan tekanan harga pangan relatif stabil hingga akhir 2025.

“Inflasi pangan masih berada dalam rentang target nasional,” ucap Sonny.

Ia menyebut kondisi tersebut mencerminkan keseimbangan pasokan dan permintaan.

Sonny menyampaikan inflasi beras, telur ayam ras, dan daging ayam ras masih dalam batas target nasional. Kondisi tersebut mencerminkan keseimbangan pasokan dan permintaan pangan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.