Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TVRI Peroleh Hak Siar Piala Dunia 2026, Masyarakat Bisa Nobar Pakai Antena Biasa

📅 Senin, 29 Des 2025, 17:55 WIB | Oleh:
TVRI Peroleh Hak Siar Piala Dunia 2026, Masyarakat Bisa Nobar Pakai Antena Biasa Doc: ANTARA/FAJAR SATRIYO
Ket. Konferensi pers TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (29/12).

JAKARTA - Pergelaran Piala Dunia 2026 akan disiarkan di stasiun televisi nasional, Televisi Republik Indonesia (TVRI) setelah pemerintah melalui Lembaga Penyiaran Publik TVRI mencapai kesepakatan dengan FIFA untuk menjadi ofisial penyiaran turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

"Proses memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 oleh TVRI tentu tidak mudah dan melalui tahapan panjang, namun seluruh persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen TVRI dalam menjalankan fungsi pelayanan publik," kata Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/12).

Lewat kerja sama dengan FIFA ini, TVRI berharap bisa memberikan penayangan berkualitas dunia yang inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal.

Nantinya TVRI memiliki hak siar secara utuh dengan menayangkan total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 mulai dari babak penyisihan grup hingga partai final yang berlangsung selama 39 hari.

"Masyarakat bisa mengakses siaran Piala Dunia melalui platform FTA atau teresterial dengan menggunakan antena biasa. Namun untuk platform lain atau OTT (over the top) akan bergantung kebijakan operator pihak ketiga," kata Iman.

Ke depannya pemerintah juga akan menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di berbagai lokasi sebagai perluasan akses hiburan publik, yang bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.

Diharapkan lewat program ini bisa mendorong perputaran ekonomi lokal. TVRI berharap dapat menjadikan tayangan tersebut sebagai ruang diseminasi program-program pemerintah yang bersifat edukatif dan informatif. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Ekonomi
Permintaan Tinggi, Harga Te...

Produksi Kopi Terus Dikembangkan Pemkot Sawahlunto

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Produksi Kopi Terus Dikemba...
Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.