Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menata Niat di Awal Tahun: Resolusi Bukan Ambisi, Tapi Bentuk Perhatian pada Diri

📅 Senin, 29 Des 2025, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menata Niat di Awal Tahun: Resolusi Bukan Ambisi, Tapi Bentuk Perhatian pada Diri Doc: ANTARA/Pexels/Polina Kovaleva
Ket. Ilustrasi - Seseorang menulis di buku agenda.

JAKARTA – Pergantian tahun sering datang seperti jeda pendek di tengah perjalanan panjang. Tidak mengubah siapa kita secara ajaib, tapi memberi ruang untuk berhenti sejenak, menengok ke belakang, lalu menata langkah ke depan.

Di momen inilah resolusi tahun baru menemukan maknanya—bukan sebagai daftar ambisi muluk, melainkan sebagai kompas kecil yang membantu kita tetap berjalan di arah yang diinginkan.

Membuat resolusi bukan soal menargetkan hidup sempurna. Justru sebaliknya, ia lahir dari kesadaran bahwa kita manusia yang sering melenceng, lelah, dan ragu.

Resolusi membantu memberi nama pada harapan-harapan sederhana: hidup lebih sehat, bekerja lebih jujur pada diri sendiri, punya waktu lebih banyak untuk orang-orang terdekat, atau sekadar belajar berhenti sejenak tanpa rasa bersalah.

Dalam resolusi, ada proses berdamai dengan kegagalan tahun lalu. Apa yang tak tercapai tak selalu berarti sia-sia. Ia mungkin hanya belum menemukan waktunya.

Dengan menuliskannya kembali, kita sedang mengatakan pada diri sendiri bahwa harapan masih layak diperjuangkan, meski pelan dan bertahap.

Yang paling penting, resolusi memberi rasa kendali di tengah dunia yang serba tak pasti. Ketika banyak hal berada di luar jangkauan, memilih satu atau dua niat yang bisa diupayakan setiap hari menjadi bentuk keberanian kecil. Bukan untuk mengejar validasi, tapi untuk memastikan bahwa hidup tetap kita jalani dengan sadar.

Psikolog klinis di Personal Growth Phoebe Ramadina M.Psi, Psikolog, mengatakan dalam membuat resolusi tahun baru perlu dipandang sebagai bentuk menyayangi diri sendiri yang dimulai dengan langkah yang realistis.

Tujuannya agar dapat dijalankan dengan perasaan yang lebih ringan dan bukan sebagai hukuman atas kekurangan diri.

“Mulailah dari langkah kecil yang realistis, fokus pada proses, dan beri apresiasi pada setiap kemajuan sekecil apa pun,” kata Phoebe, Senin (29/12).

Ia mengatakan dalam membuat resolusi, penting untuk melihat secara realistis dan sesuai dengan nilai hidup, karena kebanyakan orang menetapkan resolusi yang terlalu umum, terlalu tinggi atau terlalu banyak dalam satu waktu sehingga terasa berat dijalankan sejak awal.

Ia juga menyarankan untuk tidak membandingkan pencapaian diri dengan orang lain karena setiap orang memiliki ritme dan tantangan hidup yang berbeda agar tercipta rencana masa depan yang sehat.

“Resolusi yang sehat sebaiknya spesifik, jelas, bisa diukur, dan dapat dilakukan secara bertahap. Resolusi juga perlu relevan dengan kebutuhan emosional dan situasi hidup kita sekarang, bukan sekadar mengikuti standar orang lain,” kata psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.

Dengan resolusi yang jelas dan terukur, katanya, otak akan lebih mudah membangun kebiasaan baru karena targetnya terasa mungkin untuk dicapai, bukan menakutkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.