Wagub: Penting Lestarikan Dokar sebagai Warisan Budaya Daerah
📅 Minggu, 28 Des 2025, 16:30 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
PALU -- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido menekankan pentingnya pengembangan dan pelestarian dokar sebagai transportasi tradisional dan warisan budaya daerah agar tetap lestari dan tertata dengan baik.
“Kita boleh melestarikan budaya dokar, tapi harus rapi, bersih, dan aman. Jangan sampai membahayakan masyarakat,” katanya pada kegiatan Dokar Race Event Palu di Palu, Minggu.
Wagub mendorong agar pelaksanaan kegiatan pacuan dokar ke depan tidak lagi dilaksanakan di badan jalan umum, melainkan di arena khusus yang lebih aman dan representatif.
Menurut dia, penyediaan arena khusus diperlukan agar perlombaan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu lalu lintas maupun kebersihan kota.
Ia juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan, kerapian, dan kebersihan dokar serta kuda yang dilombakan. Pelestarian budaya, kata dia, harus sejalan dengan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau ada event seperti ini, saya berharap tidak lagi di pinggir jalan. Kita perlu satu tempat khusus agar perlombaan bisa berjalan dengan baik, aman, dan tidak mengganggu lalu lintas maupun kebersihan kota,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, komunitas dokar, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Dokar Race Event Palu Andris mengatakan lomba diikuti oleh 16 ekor kuda yang bertanding dalam beberapa kelas, mulai dari kelas A, B, hingga kelas D, sesuai dengan ukuran dan jenis kuda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Berkuda Pacu Kota Palu untuk menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap pacuan kuda dan dokar sebagai identitas budaya lokal.
“Insyaallah, pada Januari 2026 kami akan kembali menggelar kegiatan serupa. Kami berharap semakin banyak peserta dan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Andris.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!