Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos: Bansos Digital akan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 09:58 WIB | Oleh:
Mensos: Bansos Digital akan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Doc: Istimewa

JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, program bansos digital akan memastikan penerima bansos tepat sasaran. Menurut dia, bansos digital merupakan langkah awal implementasi Perpres No. 83 Tahun 2025 tentang Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.

“Digitalisasi bansos ini adalah kemajuan besar, nanti yang mendaftar diterima atau ditolak oleh sistem, bukan oleh petugas. Ini bentuk transparansi sekaligus efisiensi,” kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, di Jakarta, Selasa (26/8).

Ia menyebut, bansos digital akan mulai diuji di Banyuwangi, Jawa Timur, pada September bulan depan. Menurutnya, jika bansos digital berjalan, akan terbuka potensi penghematan anggaran negara hingga Rp14 triliun per tahun.

Angka ini, lanjut Gus Ipul, hanya untuk bansos yang dikelola Kemensos, dengan asumsi masih adanya penerima bansos yang belum tepat sasaran. Uji coba di Banyuwangi ini merupakan proyek percontohan nasional untuk transparansi dan efisiensi bansos.

“Dengan sistem digital, penyaluran bansos akan lebih akurat, transparan dan akuntabel. Uang negara bisa diselamatkan dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” ujar dia.

Sebagai informasi, penyaluran bansos selama ini tidak hanya dikelola Kemensos tetapi juga banyak kementerian dan lembaga (K/L) serta pemerintah daerah.

Melalui kebijakan baru ini, proses penyaluran bansos nanti diintegrasikan melalui Portal Perlindungan Sosial Nasional. Portal ini akan menjadi pusat pendaftaran dan verifikasi penerima bansos.

Dalam skema bansos digital tereebut, masyarakat akan memiliki akses penuh untuk mendaftarkan dirinya sendiri atau orang lain sebagai calon penerima bansos. Masyarakat bisa mendaftarkan diri secara langsung melalui portal bansos digital dengan memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pendaftaran juga bisa melalui Pendamping PKH. Bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel, proses pendaftaran dapat dilakukan melalui pendamping PKH yang akan membantu perekaman biometrik.

Saat pendaftaran, lanjutnya, sistem akan melakukan verifikasi secara otomatis dan menentukan status layak atau tidak layak penerima bansos. Dalam kesempatan itu, Mensos juga menyoroti perubahan positif di tengah masyarakat.

Saat ini, semakin banyak warga yang secara sukarela mengundurkan diri atau menolak menjadi penerima bansos. Karena merasa sudah tidak berhak.

“Kesadaran masyarakat kita makin tinggi, semakin banyak yang secara sukarela mengundurkan diri sebagai penerima bansos. Karena merasa ekonominya sudah lebih baik, inilah semangat bansos digital: tepat sasaran, transparan, dan partisipatif,” kata Gus Ipul.

Nantinya, uji coba di Banyuwangi akan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan bansos digital sebelum diperluas secara nasional. Pemerintah berharap dengan adanya integrasi data dan proses otomatisasi, bansos dapat disalurkan dengan lebih tepat dan efisien. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.