Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulawesi Tengah Berupaya Lestarikan Dokar sebagai Warisan Budaya Daerah

📅 Minggu, 28 Des 2025, 16:52 WIB | Oleh:
Sulawesi Tengah Berupaya Lestarikan Dokar sebagai Warisan Budaya Daerah Doc: antara foto
Ket. Dokar menjadi alat transportasi tradisional sekaligus warisan budaya Sulawesi Tengah.

PALU - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido menekankan pentingnya pengembangan dan pelestarian dokar sebagai transportasi tradisional dan warisan budaya daerah agar tetap lestari dan tertata dengan baik.

“Kita boleh melestarikan budaya dokar, tapi harus rapi, bersih, dan aman. Jangan sampai membahayakan masyarakat,” katanya pada kegiatan Dokar Race Event Palu di Palu, Minggu (28/12).

Wagub mendorong agar pelaksanaan kegiatan pacuan dokar ke depan tidak lagi dilaksanakan di badan jalan umum, melainkan di arena khusus yang lebih aman dan representatif.

Menurut dia, penyediaan arena khusus diperlukan agar perlombaan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu lalu lintas maupun kebersihan kota.

Ia juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan, kerapian, dan kebersihan dokar serta kuda yang dilombakan. Pelestarian budaya, kata dia, harus sejalan dengan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Kalau ada event seperti ini, saya berharap tidak lagi di pinggir jalan. Kita perlu satu tempat khusus agar perlombaan bisa berjalan dengan baik, aman, dan tidak mengganggu lalu lintas maupun kebersihan kota,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, komunitas dokar, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Dokar Race Event Palu Andris mengatakan lomba diikuti oleh 16 ekor kuda yang bertanding dalam beberapa kelas, mulai dari kelas A, B, hingga kelas D, sesuai dengan ukuran dan jenis kuda.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Berkuda Pacu Kota Palu untuk menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap pacuan kuda dan dokar sebagai identitas budaya lokal.

“Insyaallah, padaJanuari 2026 kami akan kembali menggelar kegiatan serupa. Kami berharap semakin banyak peserta dan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Andris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.