Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelan tapi Pasti, PLN Listriki 4.200 Kampung di Tanah Papua

📅 Minggu, 28 Des 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelan tapi Pasti, PLN Listriki 4.200 Kampung di Tanah Papua Doc: ANTARA/ Qadri Pratiwi
Ket. Anggota BPH Migas Erika Retnowati saat mengunjungi Gardu Induk Skyline Kota Jayapura, Papua, Sabtu (27/12).

JAYAPURA – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menatap Papua dengan satu misi terang: menghadirkan listrik hingga ke pelosok kampung.

Secara bertahap, PLN menargetkan dapat melistriki sekitar 4.200 kampung yang hingga kini masih belum menikmati aliran listrik.

Target ini bukan sekadar soal kabel dan tiang, tetapi tentang membuka akses kehidupan yang lebih luas—dari belajar di malam hari, layanan kesehatan, hingga tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal.

Pelan tapi pasti, PLN ingin memastikan cahaya tak hanya berhenti di kota, melainkan juga menyala di kampung-kampung Papua.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Diksi Erfani Umar, di Jayapura, Minggu, mengatakan pada 2025 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp500 miliar untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan di 128 lokasi di Papua.

"Target awal 2026 sekitar 554 lokasi dengan kebutuhan anggaran awal kurang lebih Rp2,5 triliun sesuai penugasan dari Kementerian ESDM," katanya lagi.

Menurut Diksi, anggaran tersebut menjadi penugasan pertama dalam tiga tahun terakhir yang diberikan pemerintah kepada PLN untuk wilayah Papua Raya.

"Pada target awal semua tersebar di daerah wilayah kerja kami, sehingga diharapkan pengerjaan bisa segera dilakukan," ujarnya.

Pihaknya kini juga terus mengedepankan pendekatan sosial dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga kepala distrik, untuk mempermudah pembangunan infrastruktur kelistrikan, termasuk penyediaan lahan.

"Sehingga dalam pembangunan pembangkit, kami akan menyesuaikan dengan potensi energi lokal," katanya pula.

Dia menambahkan, misalnya wilayah dengan potensi air yang besar, seperti Pegunungan Arfak, maka PLN akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga mini dan mikrohidro (PLTMH).

"Sementara di daerah dengan keterbatasan sumber air, seperti Papua Barat Daya, PLN mengandalkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dilengkapi baterai atau sistem hibrida," ujarnya.

Anggota BPH Migas Erika Retnowati berharap PLN dapat segera menyelesaikan tantangan elektrifikasi di Papua, agar seluruh desa dan kampung dapat menikmati listrik.

“Masih ada sekitar 4.200 desa atau kampung di Papua yang perlu dialiri listrik. Kami berharap ke depan hal ini bisa segera diselesaikan agar semuanya terlistriki,” ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.