Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bahan Baku MBG di DIY Langsung dari Petani

📅 Selasa, 23 Des 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bahan Baku MBG di DIY Langsung dari Petani Doc: Antara
Ket. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deyang berfoto bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X usai pertemuan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (23/12/2025).

Yogyakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memelopori pasokan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber langsung dari petani melalui Lumbung Mataraman.

"Lumbung Mataraman ini yang nanti memasok dapur-dapur MBG, dan diharapkan tidak ada lagi beli dari luar daerah," ujar Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang usai bertemu Gubernur DIY di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa.

Nanik menyebut skema pasokan berbasis petani tersebut penting mengingat kebutuhan bahan baku MBG sangat besar.

Menurut dia, kesiapan DIY melalui Lumbung Mataraman memberi kepastian ketersediaan pangan sekaligus meredam kekhawatiran terjadinya inflasi dan kekurangan bahan baku seiring perluasan operasional dapur MBG di wilayah itu.

"Yang menenangkan kami itu soal bahan baku. Ternyata DIY sudah menyiapkan tanah kas desa, tiap desa satu hektare lebih, untuk pertanian, peternakan, sayur, dan buah," kata dia.

Nanik mengatakan kesiapan itu menjadi modal penting bagi keberlanjutan program MBG, karena pasokan bahan baku disiapkan langsung dari desa-desa di DIY.

Pola itu, menurut dia, sekaligus membuka ruang pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. "Saya berterima kasih, nanti akan sosialisasi, akan saya sampaikan bahwa DIY sudah memelopori," kata dia.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjelaskan bahwa Lumbung Mataraman disiapkan sebagai skema pasokan pangan yang berdiri sendiri dan tidak disatukan dengan Koperasi Desa Merah Putih.

Pemisahan tersebut memberikan kepastian pengelolaan sekaligus ruang pengembangan masing-masing program.

Pemenuhan bahan baku MBG melalui Lumbung Mataraman diarahkan berasal langsung dari petani, bukan dari pasar, sehingga diharapkan menjaga kesinambungan pasokan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat perdesaan.

"Harapan saya, sayur dan sebagainya itu bukan belanja di pasar, tetapi langsung dari petani. Sehingga, dengan pola seperti ini, masyarakat di desa itu bisa mendapat penghasilan," ujar Ngarsa Dalem sapaan Sultan HB X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.