Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodaeral IX dan Unhan RI Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM Pertahanan

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 08:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodaeral IX dan Unhan RI Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM Pertahanan Doc: ANTARA
Ket. Kunjungan tim Monev Unhan ke Kodaeral IX Ambon, Kamis (22/10/2026).

AMBON - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX dan Universitas Pertahanan (Unhan) RI menjajaki kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung peningkatan kapasitas pertahanan, khususnya di wilayah Maluku.

Inspektur Kodaeral IX Kolonel Marinir Eko Priyo Handoyo di Ambon, Kamis (22/10), mengatakan kunjungan Unhan RI menjadi kesempatan untuk membahas peluang kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing institusi.

"Kunjungan ini dimanfaatkan untuk membahas peluang program sinergisitas yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan tugas masing-masing institusi, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pengembangan pertahanan negara," kata Eko.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Eko menerima kunjungan Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Unhan RI Laksamana Pertama TNI Bondan Haryono di Markas Komando Kodaeral IX, Halong, Ambon.

Ia menjelaskan kerja sama antara Kodaeral IX dan Unhan RI berpeluang dikembangkan melalui peningkatan kualitas SDM pertahanan maritim, khususnya personel TNI Angkatan Laut yang bertugas di wilayah Maluku.

Menurut dia, bentuk kerja sama yang dapat dijajaki antara lain pendidikan lanjutan, kuliah pakar, seminar, dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta program masing-masing institusi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas pertahanan.

Selain bidang pendidikan, kedua institusi juga menjajaki peluang penelitian bersama mengenai tantangan pertahanan di wilayah kepulauan.

Kajian tersebut dapat mencakup pemetaan kebutuhan personel, dukungan logistik pertahanan, serta pemanfaatan teknologi untuk menunjang pengawasan maritim.

Penelitian tersebut, menurut dia, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan wilayah Maluku sebagai provinsi kepulauan, sehingga pengembangan kapasitas pertahanan dapat dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik geografis daerah.

Eko mengatakan penguatan kapasitas SDM menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan maritim di wilayah Maluku.

"Di wilayah Maluku yang berciri kepulauan, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan maritim," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.