Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Sabet Penghargaan Bergengsi UMKM 2025

📅 Kamis, 18 Des 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Sabet Penghargaan Bergengsi UMKM 2025 Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah meraih juara pertama kategori Mitra Pemerintah Daerah Pendukung Penjaminan Usaha Mikro Terbaik dalam Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia dan diikuti oleh seluruh pemerintah provinsi di Indonesia.

Capaian tersebut diraih melalui sinergi Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta bersama PT Jamkrida Jakarta (Perseroda) dalam mendukung penguatan penjaminan usaha mikro. Kolaborasi ini dinilai berhasil menghadirkan ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan pelaku usaha mikro di Jakarta.

Penghargaan Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025 menjadi bentuk apresiasi atas komitmen, kontribusi nyata, serta peran strategis Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pembiayaan usaha mikro secara berkelanjutan. Prestasi ini juga mencerminkan konsistensi Jakarta dalam membangun UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi.

Kepala BP BUMD DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ia menegaskan, dukungan dan arahan pimpinan daerah menjadi faktor penting dalam mendorong optimalisasi peran BUMD bagi masyarakat.

"Penghargaan ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara Pemprov DKI Jakarta dan BUMD, khususnya PT Jamkrida Jakarta, dalam mendukung pelaku usaha mikro. Capaian ini juga tidak lepas dari arahan dan dukungan penuh Gubernur DKI Jakarta Bapak Pramono Anung serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Bapak Rano Karno," ujar Syaefuloh di Balai Kota Jakarta, Kamis (18/12).

Ia menjelaskan, kepemimpinan daerah secara konsisten mendorong penguatan pembiayaan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan pelaku usaha mikro. Menurutnya, kebijakan yang tepat sasaran akan membuat BUMD hadir sebagai solusi, bukan sekadar institusi bisnis.

"Arahan pimpinan daerah menjadi pedoman kami dalam memperkuat peran BUMD agar benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambah Syaefuloh.

Melalui berbagai program penjaminan kredit, PT Jamkrida Jakarta (Perseroda) berperan aktif dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro. Skema penjaminan tersebut membantu meminimalkan risiko lembaga keuangan penyalur kredit sehingga pelaku usaha mikro dapat memperoleh pembiayaan dengan persyaratan yang lebih mudah dan terjangkau.

Upaya ini sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menempatkan UMKM sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan penjaminan yang kuat, pelaku usaha mikro diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan menciptakan lapangan kerja baru.

BP BUMD DKI Jakarta memastikan capaian penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan penjaminan. Fokus ke depan tidak hanya pada kuantitas penyaluran, tetapi juga pada keberlanjutan usaha mikro yang mendapatkan fasilitas pembiayaan.

PT Jamkrida Jakarta (Perseroda) juga berkomitmen memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelaku usaha mikro melalui inovasi produk penjaminan. Penguatan tata kelola dan perluasan jangkauan layanan, baik konvensional maupun berbasis syariah, terus didorong agar semakin banyak pelaku usaha yang terjangkau.

Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025 sekaligus menegaskan posisi Pemprov DKI Jakarta sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro yang tangguh. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berdaya saing.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mempertahankan konsistensi kebijakan yang berpihak pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lapangan, Jakarta optimistis mampu menjadi contoh praktik baik pengembangan usaha mikro bagi daerah lain di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.