Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan AI, UMKM Indonesia Mulai Perluas Pasar ke Malaysia dan Singapura

📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 15:27 WIB | Oleh:
Manfaatkan AI, UMKM Indonesia Mulai Perluas Pasar ke Malaysia dan Singapura Doc: Meta
Ket. Sesi foto pada Trade Expo Indonesia 2026 di Tangerang pada hari Kamis (15/10/2026). Melalui program Gapai Pasar Global, Meta dan Kemendag melatih 200 UMKM memanfaatkan AI untuk menembus pasar ekspor. Zayya meraih penjualan Rp1,14 juta dari Malaysia dengan biaya iklan Rp150.000.

JAKARTA — Meta Indonesia bersama Kementerian Perdagangan dan UKMIndonesia.id melatih 200 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas pasar ke luar negeri. Salah satu peserta, Zayya, berhasil membukukan penjualan Rp1,14 juta dari Malaysia setelah mengeluarkan biaya iklan Rp150.000 selama lima hari.

Program bertajuk “Gapai Pasar Global dengan AI” tersebut ditutup dalam ajang Trade Expo Indonesia 2026 di Tangerang pada 15 Oktober 2026. Pendampingan dilaksanakan di Bandung, Batam, dan Jakarta dengan menyasar UMKM yang memiliki produk siap ekspor.

Melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung, peserta mempelajari pemanfaatan AI serta perangkat bisnis Meta untuk menemukan calon pembeli, berkomunikasi dengan pelanggan lintas negara, dan meningkatkan efektivitas pemasaran digital.

Keberhasilan Zayya menunjukkan potensi pemanfaatan teknologi digital untuk membuka akses pasar internasional dengan modal pemasaran relatif kecil. Dengan biaya iklan Rp150.000, bisnis fesyen muslim asal Bandung tersebut memperoleh penjualan Rp1,14 juta dari Malaysia, setara 7,6 kali biaya iklan yang dikeluarkan.

Zayya memanfaatkan Advantage+ untuk membantu menemukan audiens yang sesuai, sedangkan Meta Business Agent digunakan untuk mendukung komunikasi dengan calon pelanggan dalam bahasa Melayu.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri teknologi diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.

“Sekarang era digital, kita harus bisa memanfaatkan AI dengan baik. Dan terima kasih kepada Meta yang sudah memfasilitasi ini. Sekarang eranya discovery commerce, jadi produk ataupun konsumen yang akan mencari,” ujar Budi dalam keterangannya pada hari Sabtu (17/10/2026).

Istilah discovery commerce merujuk pada pola perdagangan ketika konsumen menemukan produk melalui konten, rekomendasi, dan pengalaman digital, sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian.

Direktur Kebijakan Publik Meta untuk Asia Tenggara Sarim Aziz mengatakan, AI dapat membantu pelaku usaha bekerja lebih efisien, memahami pasar, serta mengalokasikan sumber daya pemasaran secara lebih tepat.

“Ketika teknologi ini dipadukan dengan solusi bisnis yang tepat, bahkan investasi yang relatif kecil dapat membuka akses ke pelanggan baru di pasar global. Misalnya seperti yang terlihat dari Zayya, salah satu UMKM yang mendapat pendampingan, yang menghasilkan 7,6 kali pengembalian dari iklan Rp150.000,” kata Sarim.

UMKM Batam Raih Pesanan Jamu Rp3 Juta

Selain Zayya, program tersebut mencatat hasil dari sejumlah UMKM lain yang mulai menjangkau pembeli di luar negeri.

Obudjamoe, usaha jamu asal Batam, memperoleh pesanan pertamanya dari Malaysia berupa 60 kantong jahe instan senilai sekitar Rp3 juta. Pesanan itu diperoleh setelah perusahaan mengeluarkan biaya iklan Rp135.000 selama tujuh hari. Transaksi tersebut turut meningkatkan penjualan Obudjamoe sekitar 50 persen dibandingkan kondisi biasanya.

Sementara itu, Ayubifood, bisnis makanan ringan berupa pasta artisanal asal Jakarta, memanfaatkan Advantage+ dan Meta Business Agent untuk menjangkau distributor produk halal di Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.