Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Dorong Revitalisasi Pasar Taman Puring Tak Rugikan Pedagang

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 17:45 WIB | Oleh:
DPRD DKI Dorong Revitalisasi Pasar Taman Puring Tak Rugikan Pedagang Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencari solusi bersama dalam rencana revitalisasi Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penataan kawasan tersebut diharapkan tetap berjalan dengan memperhatikan keberlangsungan usaha pedagang serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencari solusi bersama dalam rencana revitalisasi Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penataan kawasan tersebut diharapkan tetap berjalan dengan memperhatikan keberlangsungan usaha pedagang serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Suhud menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi perwakilan pedagang di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pertemuan itu turut melibatkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta untuk membahas aspirasi pedagang terkait rencana penataan kawasan.

Dalam audiensi tersebut, aspirasi pedagang menjadi salah satu pokok pembahasan, terutama mengenai pentingnya menyelaraskan pembangunan kawasan dengan kepentingan ekonomi masyarakat. Suhud menegaskan, proses revitalisasi perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas usaha di kawasan Pasar Taman Puring.

“Pembangunan harus berjalan tanpa mengorbankan mata pencarian masyarakat kecil,” ujar Suhud. Ia berharap penataan yang dilakukan pemerintah tidak menghilangkan kesempatan pedagang untuk melanjutkan usaha dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

Menurut Suhud, penataan taman kota dan keberadaan pasar tidak harus dipertentangkan karena keduanya dapat berjalan berdampingan melalui konsep taman inklusif. Pendekatan tersebut dinilai dapat menjaga fungsi serta keindahan ruang publik sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Konsep taman inklusif diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan penataan lingkungan tanpa mengabaikan keberadaan pedagang. Dengan perencanaan yang mempertimbangkan berbagai kepentingan, kawasan publik dapat tetap tertata sementara pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk mempertahankan usahanya.

Suhud juga meminta organisasi perangkat daerah terkait bersama lurah dan camat membuka ruang dialog dengan para pedagang. Komunikasi tersebut diperlukan untuk merumuskan langkah penataan yang dapat diterima berbagai pihak, termasuk mengenai kepastian lokasi usaha dan kemudahan akses pembeli.

Menurut dia, kepastian tempat berdagang menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses revitalisasi. Selain lokasi usaha, akses pembeli juga penting agar aktivitas perdagangan tetap dapat berlangsung dan pedagang tidak kehilangan kesempatan memperoleh pendapatan.

DPRD DKI Jakarta menyatakan siap memfasilitasi mediasi antara pemerintah daerah dan perwakilan pedagang untuk mencari titik temu. Langkah ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan melalui pembahasan bersama, sehingga keputusan penataan kawasan tidak mengabaikan aspirasi masyarakat yang terdampak.

“Harus ada solusi. Kami akan mendorong pertemuan agar persoalan ini dibahas bersama,” tegas Suhud. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam menyusun langkah penyelesaian yang mempertimbangkan kebutuhan penataan kawasan sekaligus keberlangsungan usaha pedagang.

Suhud berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat wilayah, dan pedagang dapat menghasilkan penataan Pasar Taman Puring yang tertib serta memberikan kepastian bagi masyarakat. Melalui dialog dan mediasi, revitalisasi diharapkan dapat dibahas dengan mempertimbangkan fungsi ruang publik, kebutuhan lingkungan, serta kepentingan ekonomi para pedagang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

BPS: Produksi Beras di Pulau Jawa Capai 53,68 Persen

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPS: Produksi Beras di Pula...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo, Dolar...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.