Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakpus Targetkan Pengurangan Sampah ke Bantargebang Hingga 50 Persen

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 23:14 WIB | Oleh:
Jakpus Targetkan Pengurangan Sampah ke Bantargebang Hingga 50 Persen Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (ketiga kanan) didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi (kanan) meninjau sistem pengolahan sampah di Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS), Jakarta, Senin (5/10).

JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan pengurangan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sebesar 50 persen mulai 1 Januari 2027 melalui pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya.

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Martua Sitorus, mengatakan pencapaian target tersebut membutuhkan partisipasi masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan pengelola kawasan dalam mengubah pola pengelolaan sampah.

"Pemilahan dan pengolahan sampah harus dimulai dari kesadaran, baik di tingkat masyarakat dan komunitas lokal. Tanpa partisipasi aktif warga dalam memilah sampah sesuai jenisnya, target pengurangan 50 persen volume sampah ke tempat pembuangan akhir akan sulit tercapai,” kata Martua dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Martua mengatakan upaya pengurangan sampah dilakukan dengan mengoptimalkan bank sampah unit, mengolah sampah organik, serta memperbaiki pengelolaan sampah dapur.

Menurut dia, program yang mengubah sampah menjadi bernilai ekonomi tersebut dapat memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi timbulan sampah sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ia mengatakan target pengurangan sampah tersebut sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Melalui kebijakan tersebut, masyarakat didorong untuk membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah maupun lingkungan usaha.

Martua menilai konsistensi masyarakat dalam memilah sampah menjadi faktor penting untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi dan kerja bersama seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemkot Jakarta Pusat mengajak warga, komunitas, dan pelaku usaha memperkuat kolaborasi dalam pemilahan serta pengolahan sampah agar pengurangan beban TPST Bantar Gebang dapat berjalan berkelanjutan.

"Kita berharap upaya kolektif ini dapat meredam dampak lingkungan dan menjamin kelangsungan kehidupan yang lebih baik bagi generasi masa depan," kata Martua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Mendagri Berhentikan Ade Ku...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.